Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 02.21 WIB

8 Hal yang Dilakukan Para Introvert ketika Energi Sosial Mereka Benar-Benar Habis dan Perlu Diisi Ulang Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang yang energinya benar-benar habis (Magnific/Stokkete) - Image

Ilustrasi seseorang yang yang energinya benar-benar habis (Magnific/Stokkete)

JawaPos.com - Tidak semua orang memulihkan energi dengan cara yang sama. Bagi seorang introvert, terlalu banyak interaksi sosial, percakapan yang terus-menerus, atau lingkungan yang ramai dapat menguras energi mental lebih cepat. Ini bukan berarti mereka antisosial atau tidak menyukai orang lain. Dalam psikologi, introversi lebih berkaitan dengan cara seseorang memperoleh dan memulihkan energi.

Ketika energi sosial benar-benar terkuras, para introvert biasanya memiliki cara-cara tertentu untuk mengisi ulang diri mereka.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (18/6), terdapat delapan hal yang umum dilakukan para introvert menurut perspektif psikologi.

1. Menarik Diri untuk Sementara dari Interaksi Sosial

Hal pertama yang sering dilakukan introvert ketika merasa kelelahan secara sosial adalah mengambil jarak dari orang lain. Mereka mungkin tidak membalas pesan secepat biasanya, menolak undangan, atau memilih menghabiskan waktu sendirian.

Menurut psikologi kepribadian, waktu menyendiri bukanlah bentuk penolakan terhadap orang lain, melainkan kebutuhan untuk memulihkan energi mental. Bagi introvert, kesendirian berfungsi seperti "mengisi baterai" yang sudah hampir habis.

Karena itu, ketika seorang introvert mengatakan bahwa mereka membutuhkan waktu sendiri, biasanya mereka benar-benar sedang memulihkan diri, bukan menjauh secara emosional.

2. Mencari Tempat yang Tenang dan Minim Stimulasi

Lingkungan yang penuh suara, keramaian, dan aktivitas dapat membuat otak introvert bekerja lebih keras. Setelah seharian berinteraksi, mereka cenderung mencari ruang yang tenang.

Beberapa orang memilih duduk di kamar, berjalan santai, atau sekadar menikmati suasana tanpa banyak gangguan. Psikologi menjelaskan bahwa mengurangi rangsangan eksternal membantu sistem saraf kembali ke kondisi yang lebih tenang sehingga stres dan kelelahan mental berangsur berkurang.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore