
Ilustrasi seseorang yang memiliki masa kecil yang menakjubkan (Magnific/Freepik)
JawaPos.com - Tidak semua orang yang memiliki masa kecil bahagia akan sering mengenang atau menceritakannya kepada orang lain. Sebagian orang justru tumbuh menjadi pribadi yang tenang, tidak banyak membanggakan masa lalu, dan lebih fokus menjalani kehidupan saat ini. Namun, menurut psikologi, pengalaman masa kecil yang penuh kasih, aman, dan mendukung sering meninggalkan jejak positif yang terlihat dalam cara seseorang berpikir, merasakan, dan berinteraksi dengan orang lain.
Masa kecil yang baik bukan berarti hidup tanpa masalah atau selalu dipenuhi kemewahan. Yang lebih penting adalah adanya rasa aman, kasih sayang, dukungan emosional, serta hubungan yang sehat dengan orang-orang terdekat. Semua itu membantu membentuk fondasi psikologis yang kuat hingga seseorang dewasa.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (19/6), terdapat delapan tanda yang menunjukkan bahwa seseorang kemungkinan memiliki masa kecil yang menakjubkan, meskipun mereka jarang membicarakannya.
Baca Juga:8 Hal yang Mungkin Diingat Anak-Anak dari Ibu yang Baik tentang Masa Kecil Mereka Menurut Psikologi
1. Mereka Mudah Mempercayai Orang Lain, tetapi Tetap Memiliki Batas yang Sehat
Orang yang tumbuh dalam lingkungan yang penuh kehangatan biasanya mengembangkan rasa aman terhadap dunia di sekitarnya. Mereka tidak hidup dalam kecurigaan berlebihan dan mampu membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.
Menurut teori keterikatan (attachment theory) dari John Bowlby, anak yang mendapatkan kasih sayang dan respons yang konsisten dari orang tua cenderung memiliki secure attachment atau keterikatan yang aman. Saat dewasa, mereka mampu mempercayai orang lain tanpa kehilangan kemampuan untuk menetapkan batas yang sehat.
Mereka tidak mudah dimanfaatkan, tetapi juga tidak selalu menganggap orang lain memiliki niat buruk.
2. Mereka Merasa Nyaman Menjadi Diri Sendiri
Salah satu hadiah terbesar dari masa kecil yang positif adalah kemampuan menerima diri sendiri. Orang-orang seperti ini tidak terlalu sibuk mencari validasi dari lingkungan sekitar.
Mereka tidak merasa harus selalu sempurna atau berpura-pura menjadi orang lain agar diterima. Hal ini biasanya berakar dari pengalaman masa kecil ketika mereka diterima, dihargai, dan dicintai tanpa syarat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022