Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juni 2026 | 01.50 WIB

9 Alasan yang Digunakan Orang-Orang Toxic untuk Membuatmu Merasa Bersalah, Padahal Sebenarnya Itu Kesalahan Mereka Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang membuat temannya merasa bersalah (Magnific/Jomkwan) - Image

Ilustrasi seseorang yang membuat temannya merasa bersalah (Magnific/Jomkwan)

JawaPos.com - Tidak semua rasa bersalah muncul karena kita memang melakukan kesalahan. Dalam hubungan yang tidak sehat, rasa bersalah sering kali sengaja diciptakan oleh orang-orang toxic untuk menghindari tanggung jawab atas perilaku mereka sendiri. Psikologi mengenal berbagai bentuk manipulasi emosional yang membuat seseorang mempertanyakan dirinya sendiri, bahkan ketika ia sebenarnya adalah pihak yang dirugikan.

Orang yang manipulatif biasanya tidak selalu berteriak atau bersikap kasar secara terang-terangan. Mereka justru menggunakan kata-kata yang terdengar masuk akal, penuh emosi, atau bahkan seolah-olah menunjukkan kepedulian. Akibatnya, korban merasa bersalah, meminta maaf, dan terus menyalahkan diri sendiri.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (20/6), terdapat sembilan alasan yang sering digunakan orang-orang toxic untuk membuatmu merasa bersalah, padahal menurut psikologi, kesalahan sebenarnya ada pada mereka.

1. "Kalau Kamu Benar-Benar Peduli, Kamu Pasti Mengerti Aku"

Kalimat ini terdengar seperti permintaan pengertian, tetapi sering digunakan sebagai alat manipulasi. Orang toxic berusaha mengaitkan kasih sayang dengan kewajiban untuk selalu memaklumi kesalahan mereka.

Menurut psikologi, hubungan yang sehat tidak dibangun di atas pengorbanan sepihak. Setiap orang tetap bertanggung jawab atas tindakan dan perilakunya sendiri. Peduli kepada seseorang bukan berarti harus menerima kebohongan, pengkhianatan, atau perlakuan buruk yang terus berulang.

Ketika seseorang menggunakan cinta atau kepedulian sebagai alasan agar kesalahannya dimaklumi, ia sebenarnya sedang menghindari akuntabilitas.

2. "Kamu Terlalu Sensitif"

Ini merupakan salah satu bentuk manipulasi yang dikenal sebagai gaslighting. Orang toxic berusaha membuatmu percaya bahwa perasaanmu berlebihan atau tidak valid.

Misalnya, ketika kamu terluka oleh perkataan mereka, mereka justru mengatakan:

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore