
llustrasi seseorang yang dingin dengan keluarga (Magnific/Freepik)
JawaPos.com - Tidak sedikit orang yang tampak hangat, ramah, dan penuh empati saat berinteraksi dengan teman, rekan kerja, bahkan orang asing. Mereka dikenal pandai bercanda, mudah akrab, dan sering menjadi tempat mencurahkan isi hati. Namun, terdapat sebuah paradoks yang membingungkan: sikap mereka justru berubah menjadi dingin, berjarak, atau datar saat berhadapan dengan keluarga sendiri.
Fenomena ini sering kali disalahpahami sebagai bentuk pembangkangan, sikap tidak tahu berterima kasih, atau sekadar ikatan keluarga yang renggang. Padahal, dari perspektif psikologi, perilaku tersebut jarang terjadi tanpa alasan yang jelas.
Berbagai penelitian dan pendekatan psikodinamika menunjukkan bahwa pola ini sering kali berakar dari pengalaman masa kecil. Pengalaman-pengalaman tersebut kemudian membentuk cara seseorang dalam memahami kedekatan, rasa aman, dan kasih sayang.
Melansir dari Geediting, terdapat 10 pengalaman masa kecil yang kerap dialami oleh individu yang tampil ramah di lingkungan sosial, namun cenderung tertutup secara emosional di dalam keluarga:
1. Tumbuh dalam Lingkungan yang Minim Validasi Emosi
Sejak kecil, perasaan mereka jarang dianggap penting. Saat sedih, mereka dibilang "lebay." Saat marah, dianggap "kurang ajar." Akibatnya, anak belajar satu hal: emosi tidak aman untuk ditunjukkan di rumah.
Ketika dewasa, mereka justru lebih nyaman mengekspresikan diri pada teman, karena respons yang diterima terasa lebih manusiawi dan tidak menghakimi.
2. Terbiasa Menjadi Anak yang "Harus Kuat"
Banyak dari mereka dibesarkan dengan tuntutan untuk selalu mengalah, dewasa sebelum waktunya, atau menjadi penopang emosional keluarga. Mereka jarang diberi ruang untuk rapuh.
Di luar rumah, mereka boleh menjadi diri sendiri. Di dalam keluarga, peran "yang kuat" membuat mereka otomatis menjaga jarak emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
