
seseorang yang makan dengan cepat / foto: Magnific/pvproductions
JawaPos.com - Di tengah dunia yang semakin cepat dan serba instan, cara seseorang bersikap saat makan sering kali dianggap sebagai hal sepele. Padahal, menurut psikologi sosial, perilaku di meja makan merupakan salah satu situasi yang paling efektif untuk mengamati karakter seseorang.
Meja makan adalah ruang di mana kebiasaan, pengendalian diri, empati, hingga penghormatan terhadap orang lain muncul secara alami. Tidak heran jika banyak peneliti menyebut bahwa etika makan bukan sekadar persoalan sopan santun, melainkan cerminan dari kecerdasan emosional dan kualitas pendidikan yang diterima seseorang sejak kecil.
Yang menarik, orang yang memiliki didikan yang baik tidak selalu menunjukkan perilaku yang mencolok. Justru, mereka menampilkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang tampak sederhana, tetapi meninggalkan kesan positif yang kuat.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (26/6), terdapat tujuh perilaku makan yang secara halus dapat mengungkapkan bahwa seseorang memiliki didikan yang baik, berdasarkan berbagai temuan dalam psikologi.
1. Mereka Menunggu Semua Orang Mendapatkan Makanan Sebelum Mulai Makan
Salah satu tanda paling sederhana namun bermakna adalah kemampuan untuk menunggu.
Alih-alih langsung menyantap hidangan begitu makanan datang, mereka biasanya memastikan semua orang di meja telah mendapatkan pesanannya terlebih dahulu.
Sekilas mungkin terlihat sebagai formalitas. Namun dari sudut pandang psikologi sosial, tindakan ini menunjukkan kemampuan menunda kepuasan (delayed gratification) sekaligus kesadaran bahwa makan adalah aktivitas bersama, bukan hanya memenuhi kebutuhan pribadi.
Orang yang dibesarkan dengan nilai-nilai menghargai kebersamaan memahami bahwa kenyamanan kelompok lebih penting daripada kepentingan sesaat.
Perilaku ini juga menunjukkan adanya empati. Mereka menyadari bahwa orang lain mungkin merasa tidak nyaman jika harus melihat seseorang makan sementara mereka masih menunggu.
Kebiasaan kecil ini sering kali terbentuk sejak masa kanak-kanak melalui contoh dari orang tua.
2. Mereka Tidak Mendominasi Percakapan Saat Makan
Meja makan bukanlah panggung untuk menjadi pusat perhatian.
Orang dengan didikan yang baik mampu menjaga keseimbangan antara berbicara, mendengarkan, dan menikmati makanan.
Dalam psikologi komunikasi, kemampuan mendengarkan secara aktif merupakan salah satu indikator kecerdasan emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022