Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 02.37 WIB

9 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Seiring Bertambahnya Usia yang Diam-Diam Menghancurkan Kepercayaan Diri Mereka Menurut Psikologi

seseorang yang kehilangan kepercayaan diri / foto: Magnific/freepik - Image

seseorang yang kehilangan kepercayaan diri / foto: Magnific/freepik

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang berharap akan menjadi lebih bijaksana, tenang, dan percaya diri. Pengalaman hidup yang semakin panjang memang sering kali membuat seseorang lebih matang dalam menghadapi berbagai situasi. Namun kenyataannya, bertambahnya usia tidak selalu berjalan beriringan dengan meningkatnya rasa percaya diri.

Tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan yang justru mulai berkembang ketika seseorang memasuki usia dewasa hingga lanjut usia. Kebiasaan-kebiasaan ini terlihat sepele, bahkan sering dianggap sebagai bentuk kehati-hatian atau kedewasaan. Padahal, dari sudut pandang psikologi, perilaku tersebut perlahan mengikis keyakinan seseorang terhadap dirinya sendiri.

Kepercayaan diri bukan sekadar merasa hebat atau selalu optimistis. Psikologi menjelaskan bahwa kepercayaan diri adalah keyakinan bahwa seseorang mampu menghadapi tantangan, belajar dari kesalahan, dan tetap menghargai dirinya meski tidak sempurna. Sayangnya, beberapa pola pikir dan kebiasaan dapat menggerogoti fondasi tersebut sedikit demi sedikit.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (27/6), terdapat sembilan kebiasaan yang sering muncul seiring bertambahnya usia dan diam-diam menghancurkan kepercayaan diri menurut psikologi.

1. Terlalu Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Di era media sosial, membandingkan diri dengan orang lain menjadi semakin mudah. Ironisnya, kebiasaan ini tidak berhenti ketika seseorang bertambah tua.

Sebagian orang mulai membandingkan pencapaian karier, kondisi finansial, rumah, kesehatan, hingga kehidupan keluarga dengan teman sebaya. Mereka merasa tertinggal karena melihat orang lain tampak lebih sukses.

Menurut psikologi, perbandingan sosial yang berlebihan dapat menurunkan harga diri. Seseorang akan lebih fokus pada kekurangan dirinya dibandingkan menghargai perjalanan hidup yang telah ditempuh.

Padahal setiap orang memiliki waktu, kesempatan, dan tantangan yang berbeda. Mengukur hidup dengan standar orang lain hanya akan membuat rasa percaya diri terus menurun.

2. Terlalu Fokus pada Kesalahan Masa Lalu

Semakin bertambah usia, semakin banyak pula pengalaman yang dimiliki. Namun tidak sedikit orang yang justru membawa beban penyesalan ke mana pun mereka pergi.

Mereka terus mengingat keputusan yang dianggap salah, peluang yang terlewat, atau kegagalan yang pernah dialami puluhan tahun lalu.

Psikologi menyebut kecenderungan ini sebagai rumination, yaitu kebiasaan mengulang-ulang pikiran negatif tanpa menemukan solusi.

Alih-alih belajar dari pengalaman, seseorang justru terjebak dalam rasa bersalah yang membuatnya kehilangan keyakinan untuk mencoba hal baru.

3. Takut Mencoba Hal Baru karena Merasa Sudah Terlambat

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore