
seseorang yang sering mengambil tangkapan layar./Magnific/pvproductions
JawaPos.com - Di era digital, mengambil tangkapan layar (screenshot) telah menjadi kebiasaan yang hampir otomatis. Kita melakukannya saat menemukan kutipan yang menyentuh, percakapan yang lucu, foto yang indah, unggahan media sosial yang mungkin segera dihapus, hingga informasi penting yang sebenarnya belum tentu akan kita baca kembali.
Yang menarik, sebagian besar tangkapan layar itu justru berakhir menjadi "koleksi digital" yang tidak pernah dibuka lagi. Mungkin tersimpan ribuan gambar di galeri ponsel, memenuhi memori perangkat, tetapi nyaris tidak pernah disentuh.
Mengapa kita melakukan hal tersebut?
Dari sudut pandang psikologi, kebiasaan mengambil screenshot bukan sekadar tindakan menyimpan gambar. Di baliknya terdapat berbagai proses mental yang berkaitan dengan rasa aman, emosi, memori, identitas diri, hingga cara otak menghadapi dunia digital yang serba cepat.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (14/7), terdapat tujuh alasan psikologis mengapa kita sering mengambil tangkapan layar terhadap hal-hal yang kemungkinan besar tidak akan pernah kita lihat lagi.
1. Takut Kehilangan Momen (Fear of Missing Out)
Salah satu alasan paling umum adalah rasa takut kehilangan sesuatu yang dianggap berharga. Dalam psikologi modern, fenomena ini dikenal sebagai Fear of Missing Out (FOMO).
Internet bergerak sangat cepat. Unggahan bisa dihapus dalam hitungan menit, cerita (story) menghilang setelah 24 jam, dan informasi terus berganti.
Otak kemudian menganggap screenshot sebagai bentuk "jaminan". Dengan menyimpannya, kita merasa memiliki kendali bahwa informasi tersebut tidak akan hilang.
Padahal dalam kenyataannya, sebagian besar screenshot itu tidak pernah dibuka kembali.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
