
Ilustrasi seseorang yang mencari gejala di penyakit di Google (Magnific)
JawaPos.com - Di era digital, Google sering kali menjadi "dokter pertama" sebelum kita benar-benar menemui tenaga medis. Sedikit pusing, jantung berdebar, atau nyeri yang sulit dijelaskan, semuanya langsung diketik di kolom pencarian.
Awalnya, kebiasaan ini mungkin terasa wajar. Namun, ketika dilakukan berulang kali secara intens dan disertai rasa cemas yang berlebihan, psikologi melihatnya sebagai kondisi yang lebih serius daripada sekadar rasa ingin tahu.
Fenomena ini dikenal sebagai cyberchondria, yaitu kecenderungan mencari informasi kesehatan secara berlebihan di internet hingga memicu kecemasan. Di balik kebiasaan mencari gejala penyakit secara obsesif ini, sering kali tersembunyi pola perilaku dan kondisi psikologis tertentu.
Dilansir dari Geediting, jika Anda sering terjebak dalam siklus ini, bisa jadi Anda menunjukkan beberapa perilaku berikut.
1. Selalu Mengantisipasi Skenario Terburuk
Saat membaca satu gejala ringan, pikiran Anda langsung meloncat ke kemungkinan penyakit paling serius. Sakit kepala bukan lagi sekadar kurang tidur, tetapi langsung diasosiasikan dengan tumor otak atau gangguan saraf berat. Menurut psikologi, pola ini berkaitan dengan catastrophic thinking, yaitu kecenderungan memperbesar ancaman meski buktinya minim.
2. Sulit Merasa Tenang Meski Sudah Mendapat Jawaban
Alih-alih merasa lega setelah membaca penjelasan medis, Anda justru semakin gelisah. Satu artikel tidak pernah cukup. Anda membuka forum, blog, jurnal, hingga video, berharap menemukan jawaban yang benar-benar menenangkan namun ketenangan itu tak kunjung datang.
3. Memiliki Kebutuhan Tinggi untuk Mengontrol Ketidakpastian

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
