Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 04.17 WIB

Orang yang Sering Menghilang Berhari-hari Tanpa Kabar Ternyata Punya Pola Psikologis Ini, Bukan Karena Sengaja Ingin Dicari!

Ilustrasi seseorang yang suka menyendiri dan menghilang dari keramaian / Foto: (Magnific/Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang suka menyendiri dan menghilang dari keramaian / Foto: (Magnific/Freepik)

JawaPos.com — Tidak sedikit orang pernah mengalami situasi ketika teman, pasangan, atau anggota keluarga tiba-tiba menghilang selama berhari-hari tanpa memberi kabar. Pesan tidak dibalas, panggilan diabaikan, dan keberadaannya seolah lenyap begitu saja. 

Perilaku ini sering memunculkan rasa bingung, kecewa, bahkan memicu berbagai prasangka. Sekilas, kebiasaan tersebut mudah dianggap sebagai tanda seseorang tidak menghargai orang lain. 

Namun, psikologi menunjukkan bahwa penyebabnya tidak selalu sesederhana itu. Di balik kebiasaan menghilang tanpa penjelasan, terdapat berbagai faktor emosional dan pola perilaku yang lebih kompleks.

Memahami alasan di balik perilaku tersebut penting agar seseorang tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. Di sisi lain, kebiasaan ini juga dapat berdampak pada hubungan sosial jika terus berulang tanpa adanya komunikasi yang jelas.

Dilansir dari YouTube Psychology Simplified, Rabu (15/7), kebiasaan menghilang selama beberapa hari tanpa memberikan penjelasan sering kali berkaitan dengan cara seseorang menghadapi tekanan, emosi, maupun hubungan dengan orang lain. Berikut beberapa penjelasannya.

1. Menggunakan Menarik Diri sebagai Cara Mengatasi Tekanan

Bagi sebagian orang, menyendiri merupakan mekanisme untuk memulihkan energi ketika sedang menghadapi tekanan. Alih-alih berbicara atau mencari bantuan, mereka memilih menjauh dari interaksi sosial hingga merasa lebih tenang. 

Cara ini membuat mereka merasa memiliki kendali atas situasi yang sedang dihadapi. Namun, tanpa komunikasi, orang-orang di sekitarnya justru dapat merasa diabaikan atau khawatir.

2. Kesulitan Mengekspresikan Perasaan

Tidak semua orang mampu mengungkapkan emosi atau menjelaskan apa yang sedang mereka alami. Ketika menghadapi konflik, rasa malu, kecewa, atau kewalahan, sebagian orang memilih diam daripada berisiko mengatakan sesuatu yang dianggap salah. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore