
Ilustrasi seseorang yang membangun kebahagian abadi (Magnific/Magnific)
JawaPos.com - Di era modern, banyak orang mengira bahwa kebahagiaan berasal dari pencapaian besar, gaji tinggi, rumah mewah, atau pengakuan dari orang lain. Padahal, berbagai penelitian dalam psikologi menunjukkan bahwa kebahagiaan yang bertahan lama justru dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Sayangnya, karena terlihat biasa saja, kebiasaan ini sering dianggap sepele. Padahal, dampaknya terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, dan kepuasan hidup sangat besar. Psikologi menyebut bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan berulang mampu membentuk pola pikir positif, meningkatkan ketahanan emosional, dan membantu seseorang menjalani hidup yang lebih bermakna.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (16/7), terdapat lima kebiasaan yang sering diremehkan, tetapi justru menjadi fondasi kebahagiaan jangka panjang menurut psikologi.
1. Melatih Rasa Syukur Setiap Hari
Rasa syukur bukan sekadar mengucapkan "terima kasih". Dalam psikologi positif, bersyukur berarti secara sadar mengalihkan perhatian dari apa yang belum dimiliki menuju hal-hal baik yang sudah ada dalam kehidupan.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin menuliskan atau mengingat tiga hal yang mereka syukuri setiap hari cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah, tidur lebih nyenyak, serta merasa lebih puas terhadap hidup.
Ketika seseorang terbiasa bersyukur, otak perlahan membangun kebiasaan untuk mencari sisi positif dalam berbagai situasi. Hal ini membuat seseorang tidak mudah terjebak dalam pikiran negatif atau terus-menerus membandingkan dirinya dengan orang lain.
Cara sederhana memulainya adalah dengan meluangkan waktu lima menit sebelum tidur untuk mengingat tiga hal baik yang terjadi hari itu, sekecil apa pun.
2. Menjaga Hubungan Baik dengan Orang Terdekat

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
