
seseorang yang mengalami kesenjangan gaya hidup dengan pasangannya./Magnific/reportazh
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, perbedaan bukanlah sesuatu yang selalu buruk. Dua orang tidak harus memiliki latar belakang keluarga, tingkat pendapatan, kebiasaan, atau cara menikmati hidup yang sama agar dapat membangun hubungan yang sehat.
Namun, ada satu jenis perbedaan yang sering kali lebih rumit daripada sekadar perbedaan kepribadian, yaitu kesenjangan gaya hidup.
Kesenjangan gaya hidup terjadi ketika dua orang memiliki perbedaan yang cukup besar dalam cara menjalani kehidupan sehari-hari. Misalnya, satu orang terbiasa hidup sederhana sementara pasangannya terbiasa dengan gaya hidup yang lebih mewah. Satu orang terbiasa menabung dan merencanakan masa depan, sedangkan yang lain lebih suka menghabiskan uang untuk pengalaman dan kesenangan saat ini.
Perbedaannya juga bisa terlihat dalam cara menghabiskan waktu, memilih lingkungan pergaulan, berlibur, berpakaian, menikmati makanan, menggunakan uang, hingga menentukan prioritas hidup.
Pada awal hubungan, perbedaan seperti ini mungkin justru terasa menarik.
Seseorang yang hidup sederhana mungkin tertarik pada pasangan yang lebih percaya diri dan terbiasa menikmati banyak pengalaman. Sebaliknya, seseorang yang memiliki gaya hidup lebih mewah mungkin merasa nyaman dengan pasangan yang sederhana, tenang, dan tidak materialistis.
Masalah biasanya muncul ketika hubungan mulai memasuki tahap yang lebih serius.
Ketika pasangan mulai berbicara tentang keuangan, tempat tinggal, keluarga, pernikahan, anak, pekerjaan, atau masa depan, perbedaan gaya hidup tidak lagi sekadar menjadi sesuatu yang menarik. Perbedaan tersebut dapat berubah menjadi sumber konflik.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (10/8), terdapat 7 alasan mengapa kesenjangan gaya hidup dapat merusak sebuah hubungan menurut perspektif psikologi.
1. Perbedaan gaya hidup dapat menciptakan konflik nilai
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022