
Ilustrasi seseorang yang menunjukkan gesture sok tahu dan meremehkan lawan bicaranya../ (Fortune)
JawaPos.com — Ada perbedaan antara benar-benar memahami sesuatu dan sekadar ingin terlihat paling tahu. Dalam percakapan sehari-hari, orang yang ingin tampak pintar terkadang justru menunjukkan sikap meremehkan, menutup diskusi, atau menolak pendapat yang berbeda.
Masalahnya, kalimat seperti itu sering terdengar biasa. Namun, jika terus diucapkan, pola komunikasinya dapat membuat lawan bicara merasa dianggap bodoh, tidak didengar, bahkan enggan melanjutkan percakapan.
Namun, hal ini bukan berarti satu kalimat otomatis membuktikan seseorang sedang berpura-pura pintar. Yang lebih penting adalah pola perilakunya, terutama ketika seseorang selalu merasa paling benar, sulit menerima koreksi, dan menggunakan pengetahuan untuk merendahkan orang lain.
Dilansir dari Your Tango, Kamis (13/8), terdapat lima kalimat yang kerap digunakan orang yang ingin terlihat pintar, padahal cara berbicaranya justru dapat memperlihatkan sikap sok tahu dan meremehkan orang lain.
1. “Itu kan sudah jelas” dan “Saya juga sudah tahu.”
Kedua kalimat ini terdengar sederhana, tetapi dapat membuat lawan bicara merasa pertanyaannya tidak penting. “Itu kan sudah jelas” seolah menyiratkan bahwa orang lain terlalu bodoh untuk memahami sesuatu yang dianggap mudah.
Sementara itu, “Saya juga sudah tahu” sering digunakan untuk menunjukkan bahwa pembicara sebenarnya lebih dahulu memahami persoalan. Jika terus dilakukan, kebiasaan tersebut dapat membuat orang lain enggan berbagi pendapat.
2. “Saya sudah lebih lama mengalami ini daripada kamu” dan “Kamu memang tidak paham.”
Pengalaman memang dapat menjadi sumber pengetahuan, tetapi usia atau lamanya pengalaman tidak otomatis membuat seseorang selalu benar. Kalimat pertama dapat digunakan untuk mematikan argumen tanpa benar-benar membahas isinya.
Sementara “Kamu memang tidak paham” mengabaikan kemungkinan bahwa orang lain sebenarnya memiliki sudut pandang berbeda. Alih-alih menjelaskan, pembicara memilih membuat lawan bicara merasa tidak cukup pintar untuk memahami persoalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
