
seseorang yang menghadapi gaslighting di tempat kerja./Magnific/katemangostar
JawaPos.com - Gaslighting di tempat kerja merupakan salah satu bentuk manipulasi psikologis yang dapat membuat seseorang meragukan ingatan, persepsi, penilaian, bahkan kemampuan dirinya sendiri.
Situasi ini bisa terjadi secara perlahan sehingga korban sering kali baru menyadari dampaknya setelah mengalami stres, kebingungan, kehilangan kepercayaan diri, atau merasa selalu menjadi pihak yang bersalah.
Di lingkungan kerja, gaslighting dapat muncul dalam berbagai bentuk. Misalnya, atasan menyangkal pernah memberikan instruksi tertentu, rekan kerja mengubah cerita setelah terjadi masalah, seseorang terus-menerus mengatakan bahwa kita “terlalu sensitif”, atau pencapaian kita dianggap tidak pernah terjadi. Jika berlangsung terus-menerus, perilaku tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dan hubungan profesional.
Namun, menghadapi gaslighting bukan berarti harus selalu melakukan konfrontasi secara langsung. Pendekatan psikologis justru menekankan pentingnya membangun kembali kepercayaan terhadap persepsi diri, membedakan fakta dari interpretasi, menetapkan batasan, serta mencari dukungan yang objektif.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (16/8), terdapat delapan strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi gaslighting di tempat kerja.
1. Kenali Pola Gaslighting, Bukan Hanya Satu Kejadian
Langkah pertama adalah memahami bahwa gaslighting biasanya lebih mudah dikenali sebagai pola perilaku daripada sebagai satu percakapan yang tidak menyenangkan.
Tidak setiap perbedaan pendapat, kritik, atau kesalahan komunikasi merupakan gaslighting. Di tempat kerja, seseorang bisa saja benar-benar lupa, salah memahami instruksi, atau memiliki perspektif berbeda.
Gaslighting menjadi lebih mengkhawatirkan ketika terdapat pola berulang seperti:
seseorang menyangkal kejadian yang sebelumnya jelas-jelas terjadi;
fakta terus-menerus diputarbalikkan;
kesalahan selalu diarahkan kepada orang lain;
pengalaman atau perasaan kita secara konsisten dianggap tidak valid;
seseorang mengatakan kita “terlalu sensitif” setiap kali menyampaikan keberatan;
standar atau aturan berubah-ubah tetapi kita disalahkan ketika tidak dapat mengikutinya;
kita dibuat merasa tidak kompeten meskipun memiliki bukti bahwa pekerjaan telah dilakukan dengan benar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
