
seseorang yang perkembangannya terganggu./Magnific/karlyukav
JawaPos.com - Bekerja secara remote memberikan banyak keuntungan: fleksibilitas waktu, kebebasan menentukan lingkungan kerja, berkurangnya waktu perjalanan, hingga kesempatan menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Namun, fleksibilitas tersebut juga membawa tantangan psikologis yang sering kali tidak disadari.
Ketika bekerja dari rumah atau lokasi lain tanpa pengawasan langsung, seseorang memiliki kebebasan yang lebih besar dalam menentukan bagaimana ia bekerja.
Kebebasan ini bisa menjadi kekuatan, tetapi juga dapat berubah menjadi jebakan apabila seseorang mengembangkan perilaku yang menghambat pertumbuhan dirinya.
Dalam psikologi kerja, perkembangan karier bukan hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Faktor seperti regulasi diri, motivasi, hubungan sosial, kemampuan menerima umpan balik, rasa memiliki terhadap pekerjaan, dan kemampuan beradaptasi juga memainkan peran penting.
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (20/8), terdapat 7 perilaku yang dapat merusak perkembangan seseorang dalam lingkungan kerja remote, beserta alasan psikologis mengapa perilaku tersebut berbahaya.
1. Terlalu Sering Bekerja dalam Mode "Autopilot"
Salah satu jebakan terbesar dalam pekerjaan remote adalah menjalani pekerjaan secara otomatis.
Seseorang bangun, membuka laptop, membaca pesan, mengerjakan tugas, menghadiri meeting, menyelesaikan pekerjaan, lalu mengulanginya kembali keesokan hari. Secara produktivitas mungkin terlihat baik, tetapi secara perkembangan pribadi ia bisa berhenti bertumbuh.
Masalahnya bukan pada rutinitas itu sendiri. Rutinitas justru dapat membantu produktivitas. Masalah muncul ketika seseorang berhenti bertanya:
Apa yang sebenarnya sedang saya pelajari?
Apakah kemampuan saya berkembang?
Apa yang bisa saya lakukan lebih baik?
Apakah pekerjaan saya masih membawa saya menuju tujuan karier?
Apa kontribusi saya yang paling bernilai?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022