
Kebiasaan buruk jadikan hidup pas-pasan di kelas menengah bawah kata psikologi finansial.
JawaPos.com – Kondisi finansial seseorang tidak selalu ditentukan oleh besarnya pendapatan. Cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, dan memperlakukan uang juga dapat memengaruhi kesehatan keuangannya dalam jangka panjang.
Dalam kajian psikologi finansial, sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat membuat seseorang kesulitan membangun tabungan, menambah aset, atau mengurangi utang. Pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali, misalnya, dapat menjadi masalah ketika tidak pernah dievaluasi.
Karena itu, memperbaiki kondisi ekonomi tidak hanya berkaitan dengan mencari penghasilan tambahan. Mengubah kebiasaan dalam mengelola uang juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.
Dilansir dari geediting.com, terdapat delapan kebiasaan yang disebut dapat membuat seseorang terus berada dalam kondisi finansial pas-pasan. Berikut di antaranya:
Kenyamanan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari sebenarnya bukan sesuatu yang buruk. Masalah dapat muncul ketika seseorang terlalu lama berada di zona nyaman dan berhenti mencari kesempatan untuk meningkatkan kemampuan.
Misalnya, seseorang hanya mengandalkan keterampilan yang sudah dimiliki tanpa berusaha mempelajari kemampuan baru. Kesempatan mengikuti pelatihan, memperoleh sertifikasi, mencari pekerjaan sampingan, atau mengambil proyek tambahan akhirnya dilewatkan.
Dalam jangka pendek, pilihan tersebut mungkin terasa aman. Namun, dalam jangka panjang, minimnya pengembangan kemampuan dapat membatasi peluang seseorang untuk meningkatkan pendapatan.
Tidak sedikit orang menganggap membuat anggaran sebagai aktivitas yang merepotkan atau membuat ruang gerak menjadi terbatas.
Padahal, anggaran pada dasarnya membantu seseorang mengetahui ke mana penghasilannya dialokasikan. Tanpa pencatatan yang jelas, uang dapat habis untuk berbagai kebutuhan tanpa diketahui secara pasti pos mana yang paling banyak menyerap pengeluaran.
Menurut survei Charles Schwab 2024 yang dikutip dalam materi tersebut, 36 persen responden di Amerika Serikat memiliki rencana keuangan tertulis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022