
Kebiasaan kerja remote yang aneh tapi meningkatkan produktivitas WFH menurut Psikologi / foto : Magnific/ DC Studio
JawaPos.com - Kebiasaan kerja dari rumah yang terlihat aneh sebenarnya memiliki alasan kuat yang mendukung produktivitas WFH secara nyata.
Kebiasaan unik work from home yang berkembang selama bekerja jarak jauh bukan sekadar eksentrik melainkan cerminan adaptasi cerdas terhadap lingkungan kerja yang berbeda.
Psikologi menjelaskan bahwa batas antara ruang pribadi dan profesional yang kabur mendorong munculnya kebiasaan kerja dari rumah yang tidak konvensional.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (22/9), berikut sepuluh kebiasaan unik work from home yang secara psikologi pekerja remote justru terbukti mendukung produktivitas WFH dan kesejahteraan mental.
1. Bekerja dengan pakaian tidur sepanjang hari
Banyak pekerja remote tetap mengenakan pakaian santai atau bahkan pakaian tidur sepanjang hari kerja mereka dari rumah.
Kebiasaan ini sebenarnya mengurangi tekanan mental yang tidak perlu dan memberi kenyamanan fisik yang membantu seseorang tetap fokus lebih lama.
Riset menunjukkan bahwa kenyamanan fisik berkontribusi pada suasana kerja yang lebih rileks sehingga kreativitas dan konsentrasi bisa terjaga dengan baik.
2. Mengobrol dengan hewan peliharaan saat bekerja
Pekerja remote sering berbicara kepada kucing, anjing, atau hewan peliharaan lainnya seolah mereka adalah rekan kerja di kantor nyata.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022