seseorang yang memilih pasangan yang salah./Magnific/lookstudio
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa sudah belajar dari hubungan sebelumnya, tetapi ketika menjalin hubungan baru, kamu justru kembali menemukan pola yang hampir sama?
Mungkin sebelumnya kamu pernah bersama seseorang yang sulit memberikan kepastian. Setelah hubungan itu berakhir, kamu berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Namun beberapa waktu kemudian, kamu bertemu seseorang yang berbeda secara penampilan dan kepribadian, tetapi perlahan menunjukkan pola yang ternyata tidak jauh berbeda.
Dia membuatmu bingung. Kadang begitu perhatian, tetapi di waktu lain menghilang. Kadang membuatmu merasa sangat dicintai, tetapi kemudian membuatmu mempertanyakan nilai dirimu sendiri.
Situasi seperti ini dapat membuat seseorang bertanya, "Mengapa saya selalu mendapatkan pasangan seperti ini?"
Dalam psikologi, pilihan pasangan tidak selalu terjadi secara sepenuhnya rasional. Ketertarikan, pengalaman masa lalu, pola keterikatan, kebutuhan emosional, keyakinan tentang cinta, hingga cara seseorang memandang dirinya sendiri dapat memengaruhi siapa yang terasa menarik baginya.
Artinya, berulang kali memilih pasangan yang tidak sehat bukan selalu berarti seseorang "bodoh dalam memilih pasangan". Bisa jadi ada pola psikologis tertentu yang belum disadari.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (21/9), terdapat enam alasan yang dapat menjelaskan mengapa seseorang berkali-kali terjebak dalam pola hubungan yang sama.
1. Kamu Menganggap Sesuatu yang Familiar sebagai Sesuatu yang Nyaman
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022