
seseorang yang diperlakukan buruk oleh pasangannya./Magnific/ARTcreator_98
JawaPos.com - Mengapa seseorang bisa terus kembali kepada pasangan yang berulang kali menyakitinya?
Pertanyaan ini sering muncul ketika kita melihat seseorang bertahan dalam hubungan yang dari luar tampak jelas tidak sehat. Pasangannya mungkin sering merendahkan, mengabaikan, berbohong, mengontrol, memanipulasi, atau bahkan melakukan kekerasan. Namun setelah berpisah, orang tersebut justru kembali lagi.
Bagi orang yang melihat dari luar, situasinya mungkin tampak sederhana: "Kalau sudah diperlakukan buruk, kenapa tidak pergi saja?"
Namun psikologi menunjukkan bahwa keputusan untuk meninggalkan hubungan yang menyakitkan tidak selalu sesederhana itu. Hubungan manusia melibatkan keterikatan emosional, kebutuhan akan penerimaan, harapan, kebiasaan, ingatan, rasa takut, serta berbagai mekanisme psikologis yang dapat membuat seseorang tetap terikat meskipun hubungan tersebut memberikan banyak penderitaan.
Hal yang juga penting dipahami: kembali kepada pasangan yang menyakiti seseorang tidak otomatis berarti orang tersebut lemah, bodoh, atau tidak menghargai dirinya sendiri. Ada proses psikologis yang kompleks di baliknya.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (22/9), terdapat enam alasan yang dapat membantu menjelaskan fenomena tersebut.
1. Ikatan emosional membuat hubungan sulit dilepaskan
Salah satu alasan paling mendasar adalah adanya attachment atau keterikatan emosional.
Ketika seseorang sudah menghabiskan banyak waktu bersama pasangan, berbagi pengalaman, membangun rutinitas, menghadapi masalah bersama, dan memiliki kenangan tertentu, hubungan tersebut tidak hanya menjadi "status hubungan". Hubungan itu menjadi bagian dari kehidupan psikologis seseorang.
Karena itu, mengakhiri hubungan bukan hanya berarti kehilangan pasangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022