
seseorang yang sulit menjadi lajang setelah perceraian./Magnific/jcomp
JawaPos.com - Perceraian tidak selalu berakhir ketika proses hukum selesai atau ketika dua orang resmi berpisah. Secara psikologis, seseorang masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan baru setelah kehilangan pasangan, rutinitas, dan identitas yang selama bertahun-tahun mungkin dibangun bersama.
Bagi sebagian orang, salah satu bagian tersulit setelah perceraian justru adalah belajar menjalani hidup sebagai lajang kembali. Kebebasan yang sebelumnya mungkin terasa menyenangkan dapat berubah menjadi kesunyian. Rumah terasa lebih sepi, tidak ada lagi seseorang yang menjadi tempat berbagi cerita, dan berbagai keputusan yang dahulu dibuat bersama kini harus diambil seorang diri.
Kondisi tersebut tidak selalu berarti seseorang belum bisa melupakan mantan pasangan. Dalam perspektif psikologi, kesulitan menjadi lajang setelah perceraian dapat berkaitan dengan proses berduka, keterikatan emosional, perubahan identitas, kebutuhan akan kedekatan, serta hilangnya struktur kehidupan yang selama ini terasa familiar.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (22/9), terdapat enam alasan mengapa menjadi lajang setelah perceraian bisa terasa begitu sulit.
1. Kehilangan pasangan juga berarti kehilangan rutinitas kehidupan
Ketika seseorang menjalani pernikahan selama bertahun-tahun, kehidupan sehari-hari biasanya terbentuk berdasarkan keberadaan pasangan.
Ada kebiasaan sederhana seperti sarapan bersama, bertukar pesan, makan malam, berbelanja, merencanakan akhir pekan, atau sekadar mengetahui bahwa ada seseorang di rumah ketika hari berakhir.
Setelah perceraian, berbagai kebiasaan tersebut dapat hilang secara tiba-tiba.
Secara psikologis, manusia cenderung menyukai pola dan sesuatu yang dapat diprediksi. Rutinitas memberikan struktur sehingga seseorang tidak harus terus-menerus memikirkan apa yang harus dilakukan berikutnya.
Ketika hubungan berakhir, bukan hanya pasangan yang hilang. Struktur kehidupan yang terbentuk selama hubungan tersebut juga ikut berubah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022