Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 05.07 WIB

8 Kunci Mempererat Hubungan dengan Anak yang Sudah Dewasa Menurut Psikologi

seseorang yang mempererat hubungan dengan anak./Magnific/creativaimages - Image

seseorang yang mempererat hubungan dengan anak./Magnific/creativaimages

JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak tidak berhenti ketika seorang anak berusia 18, 25, 30, atau bahkan 40 tahun. Yang berubah adalah bentuk hubungan tersebut.

Ketika anak masih kecil, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk mengasuh, melindungi, mengarahkan, dan membuat keputusan. Namun ketika anak beranjak dewasa, kebutuhan mereka terhadap orang tua perlahan berubah. Mereka tidak lagi terutama membutuhkan seseorang yang mengatur hidup mereka, tetapi seseorang yang dapat menjadi tempat yang aman untuk pulang secara emosional.

Perubahan inilah yang terkadang tidak mudah bagi kedua belah pihak.

Orang tua mungkin merasa, "Saya hanya ingin membantu." Sementara anak yang sudah dewasa dapat merasakan bantuan tersebut sebagai tekanan, kritik, atau campur tangan. Sebaliknya, anak mungkin semakin jarang menelepon atau berkunjung bukan karena tidak menyayangi orang tuanya, tetapi karena sedang membangun kehidupan, karier, pasangan, keluarga, dan identitasnya sendiri.

Dalam psikologi hubungan, kedekatan bukan semata-mata ditentukan oleh seberapa sering seseorang bertemu. Kualitas interaksi, rasa aman, penghargaan terhadap batas pribadi, kemampuan mendengarkan, dan pengalaman bahwa seseorang diterima apa adanya juga sangat penting.

Karena itu, mempererat hubungan dengan anak yang sudah dewasa sering kali bukan tentang melakukan lebih banyak hal untuk mereka.

Kadang justru tentang mengubah cara kita hadir dalam kehidupan mereka.

Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (24/9), terdapat delapan kunci yang dapat membantu orang tua membangun hubungan yang lebih dekat, hangat, dan sehat dengan anak-anak mereka yang sudah dewasa.

1. Berhenti Menjadi "Pengatur", Mulailah Menjadi "Teman Bicara"

Salah satu perubahan terbesar dalam hubungan orang tua dan anak dewasa adalah perubahan peran.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore