
Kepribadian anak yang terbentuk akibat dampak pilih kasih orang tua menurut psikologi / foto : Magnific/ 8photo
JawaPos.com - Favoritisme orang tua menunjukkan bahwa dampak pilih kasih orang tua jauh lebih umum terjadi daripada yang disadari dan meninggalkan bekas pada kepribadian anak dewasa.
Trauma masa kecil yang lahir dari pola favoritism dalam keluarga mendorong anak untuk mengembangkan mekanisme bertahan yang terbawa hingga kehidupan dewasa mereka.
Psikologi favoritisme orang tua mengungkap bahwa kepribadian anak dewasa yang tumbuh dalam lingkungan pilih kasih cenderung memiliki pola pikir dan perilaku yang menghambat kebahagiaan sejati.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (29/9), berikut delapan kepribadian anak dewasa yang paling umum terbentuk akibat dampak pilih kasih orang tua dan trauma masa kecil yang belum terselesaikan.
1. Selalu merasa perlu bersaing dengan orang lain
Penelitian menunjukkan bahwa hubungan antar saudara kandung yang dibesarkan dalam keluarga pilih kasih cenderung mengalami keretakan yang terbawa hingga dewasa.
Rasa harga diri yang terbentuk dari perhatian orang tua membuat mereka kesulitan merasa cukup tanpa terus-menerus bersaing dengan orang di sekitar mereka.
Kompetisi menjadi cara bertahan yang mengakar karena mereka terbiasa mengukur nilai diri sendiri berdasarkan siapa yang lebih unggul, bukan berdasarkan pertumbuhan pribadi yang mandiri.
2. Merasakan tekanan besar untuk tidak mengecewakan orang lain
Anak yang dulu menjadi favorit orang tua sering tumbuh membawa beban ekspektasi tinggi yang tidak pernah benar-benar mereka pilih sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022