Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 05.07 WIB

Ada yang Terlihat Karismatik, Ini 7 Perilaku Orang yang Diduga Kurang Mendapat Kasih Sayang

ilustrasi teman yang mengobrol. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Kebutuhan untuk mendapatkan perhatian, penerimaan, dan kasih sayang dapat memengaruhi cara seseorang berhubungan dengan orang lain. Ketika kebutuhan emosional tersebut tidak terpenuhi, dampaknya terkadang terlihat melalui pola perilaku tertentu.

Dalam beberapa kondisi, seseorang dapat menjadi sangat berpusat pada diri sendiri, sulit menerima penolakan, atau kurang mampu menghargai kebutuhan orang lain. Namun, perilaku seperti ini tidak otomatis berarti seseorang kekurangan kasih sayang karena bisa dipengaruhi banyak faktor psikologis dan pengalaman hidup.

Dilansir dari YourTango, terdapat sejumlah perilaku yang dapat muncul pada orang yang memiliki kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi. Berikut tujuh di antaranya:

1. Cenderung Menguasai Percakapan

Seseorang yang terlalu berfokus pada dirinya sendiri mungkin akan berusaha menjadikan dirinya sebagai pusat pembicaraan. Ketika topik beralih kepada orang lain, ia dapat terlihat kehilangan minat atau berusaha mengembalikan pembicaraan kepada dirinya.

Perbedaan pendapat juga terkadang sulit diterima. Alih-alih mendengarkan sudut pandang orang lain, mereka bisa memilih mengabaikan atau menolak pendapat tersebut.

2. Sering Memotong Pembicaraan

Kebiasaan menyela orang lain juga dapat menjadi pola komunikasi yang mengganggu. Mereka mungkin merasa perlu segera menyampaikan pendapat tanpa menunggu lawan bicara menyelesaikan kalimatnya.

Dalam situasi tertentu, perilaku tersebut dapat berkaitan dengan kesulitan mengendalikan dorongan atau kebutuhan untuk terus mendapatkan perhatian.

3. Tidak Segan Mengabaikan Aturan

Sebagian orang mungkin menunjukkan kecenderungan untuk mengabaikan aturan yang berlaku. Bahkan, pelanggaran tersebut terkadang dilakukan dengan sengaja karena memberikan sensasi tersendiri.

Dalam bentuk yang lebih serius, perilaku ini dapat melibatkan kebohongan, kecurangan, atau tindakan yang merugikan orang lain. Jika terjadi berulang kali, pola tersebut tentu dapat berdampak buruk terhadap hubungan sosial maupun emosional.

4. Kurang Menghormati Batasan Orang Lain

Batasan pribadi diperlukan agar setiap orang merasa aman dan dihargai dalam sebuah hubungan. Namun, seseorang yang kurang mempertimbangkan perasaan orang lain dapat bertindak melewati batas yang sudah ditetapkan.

Mereka mungkin tetap memaksakan keinginan, mencampuri urusan pribadi, atau memanfaatkan orang lain tanpa memikirkan dampaknya. Sikap semacam ini dapat membuat hubungan menjadi tidak sehat.

5. Merasa Layak Mendapat Perlakuan Khusus

Perasaan bahwa dirinya pantas mendapatkan lebih dibandingkan orang lain juga dapat menjadi salah satu tanda yang terlihat. Mereka berharap kebutuhan dan keinginannya selalu diprioritaskan.

Masalah muncul ketika harapan tersebut tidak terpenuhi. Kekecewaan dapat memicu sikap defensif, kemarahan, atau upaya untuk kembali menempatkan diri sebagai pihak yang paling unggul.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore