Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05.01 WIB

Bukan Sekadar Faktor Usia, 5 Kebiasaan Ini Berperan dalam Menjaga Kesehatan Otak

ilustrasi wanita lansia. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Penyakit Alzheimer merupakan salah satu penyebab utama demensia yang dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengingat, berpikir, hingga mengendalikan perilaku. Kondisi ini umumnya berkembang secara bertahap dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Meski faktor usia dan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko Alzheimer, gaya hidup juga memiliki peran dalam menjaga kesehatan otak. Sejumlah kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif dan berpotensi menurunkan risiko penurunan kemampuan berpikir seiring bertambahnya usia.

Dilansir dari English Jagran, terdapat lima kebiasaan gaya hidup yang dapat diterapkan untuk mendukung kesehatan otak dan membantu mengurangi risiko Alzheimer.

1. Rutin Beraktivitas Fisik

Olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga mendukung fungsi otak. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mengurangi peradangan, memperlancar aliran darah, serta mendukung pembentukan dan pemeliharaan koneksi antarsel saraf.

Kebiasaan ini juga berpotensi membantu menjaga daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan belajar. Aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, atau melakukan senam ringan bisa menjadi pilihan untuk memulai gaya hidup aktif.

2. Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Asupan nutrisi turut memengaruhi kesehatan otak. Mengonsumsi makanan yang kaya buah, sayuran, biji-bijian utuh, serta lemak sehat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sekaligus menjaga kesehatan pembuluh darah.

Pola makan yang seimbang juga mendukung pengendalian kolesterol dan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang berkaitan dengan kesehatan otak. Karena itu, membatasi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh dapat menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi kognitif.

3. Melatih Otak Secara Teratur

Otak perlu terus digunakan agar kemampuan kognitif tetap terstimulasi. Membaca buku, mengisi teka-teki, mempelajari bahasa baru, atau mencoba keterampilan yang belum pernah dilakukan dapat menjadi cara untuk melatih daya pikir.

Kegiatan tersebut membantu menstimulasi berbagai kemampuan mental, termasuk memori, perhatian, dan pemecahan masalah. Meski tidak menjamin seseorang terhindar dari Alzheimer, aktivitas yang menantang secara mental dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesehatan otak.

4. Menjaga Kualitas Tidur dan Mengendalikan Penyakit Kronis

Tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk mendukung proses pemulihan tubuh serta fungsi otak. Sebaliknya, gangguan tidur yang berlangsung lama dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk perubahan pada proses pembersihan zat sisa metabolisme di otak.

Selain memperbaiki pola tidur, menjaga tekanan darah, kadar gula darah, dan berat badan juga tidak kalah penting. Hipertensi, diabetes, dan obesitas merupakan sejumlah kondisi yang perlu dikelola karena dapat berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan kognitif.

5. Tetap Bersosialisasi dan Mengelola Stres

Menjaga hubungan dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental sekaligus mendukung aktivitas kognitif. Berbincang, mengikuti kegiatan komunitas, atau melakukan aktivitas bersama orang lain bisa membantu seseorang tetap aktif secara sosial.

Di sisi lain, stres berkepanjangan dapat berdampak pada kesejahteraan fisik dan mental. Oleh sebab itu, penting untuk menyediakan waktu beristirahat, melakukan kegiatan yang menyenangkan, serta menerapkan teknik relaksasi sesuai kebutuhan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore