Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Oktober 2026 | 02.13 WIB

Ingin Tetap Bugar sampai Malam? Ini 8 Kebiasaan Pagi yang Sebaiknya Dihindari

Ilustrasi seseorang yang tidak pernah merasa kelelahan di sore hari (geediting)

JawaPos.com – Merasa bersemangat ketika baru bangun tidur, tetapi mulai kehilangan tenaga saat memasuki sore hari? Kondisi ini cukup sering dialami banyak orang. Tubuh terasa lesu, pikiran sulit berkonsentrasi, dan pekerjaan yang sebelumnya mudah diselesaikan justru terasa lebih berat.

Penurunan energi pada sore hari dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kualitas tidur, pola makan, aktivitas fisik, hingga tingkat stres. Kebiasaan yang dilakukan sejak pagi juga dapat berkontribusi terhadap kondisi tubuh sepanjang hari. Karena itu, membangun rutinitas pagi yang tepat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga stamina dan konsentrasi.

Dilansir dari laman Geediting, ada delapan kebiasaan pagi yang sebaiknya diperhatikan jika ingin menjaga energi hingga sore hari. Mulai dari terlalu sering menunda alarm hingga mengabaikan kesehatan mental, berikut penjelasan dan alternatif kebiasaan yang bisa diterapkan.

1. Terlalu Sering Menekan Tombol Snooze Alarm

Keinginan untuk tidur beberapa menit lebih lama setelah alarm berbunyi memang sulit ditolak. Namun, kebiasaan berulang kali menekan tombol snooze dapat membuat waktu bangun menjadi tidak teratur dan memicu rasa kantuk setelah terjaga.

Tidur singkat yang terputus-putus setelah alarm pertama tidak selalu memberikan istirahat berkualitas. Akibatnya, sebagian orang justru merasa kurang segar meskipun sudah beberapa kali menambah waktu tidur.

Solusinya: Usahakan bangun pada waktu yang konsisten setiap hari. Letakkan alarm sedikit jauh dari tempat tidur jika hal itu membantu Anda segera bangkit. Pastikan pula waktu tidur malam mencukupi agar tubuh tidak terus-menerus membutuhkan tambahan tidur pada pagi hari.

2. Tidak Minum Air Putih setelah Bangun Tidur

Setelah tidur selama beberapa jam, tubuh kehilangan cairan melalui pernapasan dan proses alami lainnya. Jika asupan cairan belum terpenuhi, sebagian orang dapat mengalami rasa haus atau kurang nyaman saat memulai aktivitas.

Langsung mengandalkan kopi tanpa memperhatikan kebutuhan cairan bukanlah kebiasaan yang ideal. Kebutuhan cairan setiap orang memang berbeda, tetapi menjaga kecukupan minum tetap penting untuk mendukung fungsi tubuh.

Solusinya: Sediakan segelas air putih di dekat tempat yang mudah dijangkau setelah bangun tidur. Minumlah sesuai kebutuhan, kemudian lanjutkan dengan sarapan atau minuman lain yang biasa dikonsumsi. Tidak perlu memaksakan jumlah air tertentu jika tubuh belum membutuhkannya.

3. Memilih Sarapan yang Terlalu Tinggi Gula

Makanan manis seperti roti dengan banyak gula, sereal manis, atau kue kering memang praktis untuk sarapan. Namun, jika menu pagi didominasi karbohidrat olahan dan minim protein serta serat, rasa kenyang mungkin tidak bertahan lama.

Perubahan kadar gula darah setelah makan juga dapat memengaruhi energi, meskipun respons setiap orang berbeda. Karena itu, sarapan sebaiknya tidak hanya mengutamakan rasa, tetapi juga memperhatikan keseimbangan nutrisi.

Solusinya: Pilih menu yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks. Oatmeal dengan buah dan kacang-kacangan, telur bersama roti gandum, atau nasi dengan lauk berprotein dan sayuran dapat menjadi pilihan. Sesuaikan porsinya dengan kebutuhan tubuh dan aktivitas harian.

4. Langsung Memeriksa Media Sosial atau Email

Membuka ponsel sesaat setelah bangun tidur mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Sayangnya, membaca pesan pekerjaan, berita, dan berbagai unggahan sekaligus dapat membuat perhatian langsung terbagi sebelum aktivitas utama dimulai.

Notifikasi yang terus bermunculan juga berpotensi memicu rasa terburu-buru. Jika kebiasaan ini membuat Anda sulit menentukan prioritas, waktu pagi bisa habis untuk menanggapi berbagai hal yang sebenarnya tidak mendesak.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore