Seorang perempuan terkena pneumonitis akibat vape dan mengunggahnya di TikTok. (Istimewa)
JawaPos.com – Vape atau rokok elektronik merupakan salah satu Hasil Produksi Tembakau Lain (HPTL) atau sintetiknya dengan atau tanpa nikotin dan penambah rasa. Penggunaan vape dengan cara menghisap uap pemanasan atau cairan dari alat pemanas elektronik.
Saat ini vape digunakan sebagai alternatif pengganti rokok. Banyak dari pengguna vape yang meyakini bahwa barang tersebut lebih aman untuk digunakan daripada rokok. Namun Kemenkes RI menyangkal pernyataan tersebut dan menjelaskan bahwa vape mengandung nikotin, zat kimia lain yang bersifat racun (toksik) dan pemicu kanker (karsinogenik).
Hal ini diakui oleh salah satu pengguna media sosial TikTok dengan nama akun @ilovelucypt. Ia mengunggah video tentang perjuangannya menjalani keseharian akibat penggunaan vape. Dalam video dijelaskan bahwa ia harus menggunakan kursi roda ketika diharuskan berjalan jauh karena mudah terengah-engah. Lucy mengaku bahwa karena menggunakan vape, paru-parunya rusak.
Lucy juga perlu menggunakan masker yang memiliki filter udara karena tidak bisa mencium bau kimia yang kuat bahkan sekedar bau rokok. Jika Ia mencium bau yang kuat maka dapat menyebabkan paru-parunya membengkak selama berminggu-minggu.
“Vaping can cause irreparable damage to the lungs and I am living proof of that,” tulis Lucy pada unggahan akun TikTok, Sabtu (22/4) lalu.
Dilansir dari Healthshots.com penggunaan vape telah banyak diteliti dan menemui hasil bahwa barang tersebut sama bahayanya dengan rokok. Berikut penjelasannya:
Sekelompok peneliti dari Keck School of Medicine di University of Southern California memeriksa sel epitel dari mulut perokok, pengguna vape, dan kelompok orang yang tidak pernah menggunakan keduanya.
Hasil penelitian menunjukkan perokok dan pengguna vape memiliki kerusakan DNA yang cukup mirip dan kerusakannya dua kali lebih tinggi daripada bukan pengguna. Di satu sisi kerusakan DNA yang lebih tinggi ditunjukkan oleh pengguna vape yang menggunakan rasa manis, buah, atau rasa mint serta mod dan pod vape.
Menurut Ahmad Besaratinia, Ph.D., MPH penggunaan vape dalam jangka panjang dapat merusak DNA lebih parah.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
