
Ilustrasi pura-pura sakit untuk mendapatkan perhatian/ Sumber: Freepik.com/jcomp
JawaPos.com – Sindrom Munchausen atau sindrom pura-pura sakit merupakan kondisi ketika seseorang berusaha mendapatkan perhatian dan simpati dengan memalsukan suatu penyakit.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Sindrom Munchausen merupakan kondisi gangguan psikologis dimana penderita akan berpura-pura sakit dengan sengaja menciptakan penyakit.
Orang dengan sindrom ini akan melakukan segala cara untuk memalsukan tes kesehatan untuk mendapatkan gejala penyakit tertentu.
Penderita sindrom ini bisa diam-diam melukai dirinya sendiri hingga bisa membahayakan dirinya sendiri untuk menimbulkan tanda-tanda penyakit.
Jika seseorang memiliki kelainan ini bisa karena kebutuhan batin yang tidak terpenuhi atau sekadar mencari perhatian orang lain.
Mendiagnosis dan mengobati Sindrom Munchausen atau pura-pura sakit ini sulit dilakukan karena ketidakjujuran orang tersebut.
Penyebab Sindrom Munchausen atau pura-pura sakit
Tidak ada yang yakin apa yang menyebabkan Sindrom Munchausen secara langsung.
Berikut gejala Sindrom Munchausen menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:
1. Trauma masa kecil: trauma yang dialami anak dan diabaikan oleh orang tuanya menyebabkan kurang perhatian anak dari orang tua.
2. Gangguan kepribadian: gangguan kepribadian ambang menyebabkan penderita sulit mengontrol perasaan.
Baca Juga: Waspada Gejala Stroke Ringan pada Lansia
Selain itu, gangguan kepribadian narsistik membuat penderitanya sangat spesial dan takut tidak berharga.
Gejala Sindrom Munchausen
Seseorang dengan Sindrom Munchausen mendapatkan kepuasan yang luar biasa dari perhatian dengan berpura-pura sakit.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
