Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Maret 2024 | 20.56 WIB

Apa Itu Vitamin F? Bukan Termasuk Vitamin Sesungguhnya Namun Kaya Manfaat Kesehatan Kulit dan Otak

Ilustrasi Vitamin F./ freepik.com

 
JawaPos.com - Vitamin F mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Pasalnya, istilah ini sebenarnya bukan mengacu pada vitamin seperti vitamin A, C, atau E.
 
Sebagai informasi, vitamin F merupakan sebuah kesalahan dalam penyebutan dari kumpulan dua asam lemak. Jadi, vitamin F bukanlah vitamin yang sesungguhnya.
 
Namun, dikarenakan tubuh tidak bisa memproduksi sendiri jenis asam lemak ini dalam jumlah yang cukup, keberadaannya dibutuhkan untuk keberlangsungan metabolisme.
 
Kandungan asam lemak yang tidak bisa diproduksi tubuh tergolong esensial, itu mengapa di awal penemuannya disebut dengan 'vitamin'.
 
Kedua asam lemak ini harus didapatkan dari makanan. Kedua jenis asam lemak ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
 
Vitamin F terdiri dari dua jenis asam lemak tak jenuh ganda yang terdiri dari asam alfa-linolenat (ALA) dan asam linoleat (LA). ALA adalah asam lemak omega-3, dan LA adalah asam lemak omega-6. 
 
Para ilmuwan menemukan ALA dan LA pada tahun 1920-an dan mengira keduanya adalah vitamin yang mereka sebut vitamin F. Label tersebut melekat meskipun kemudian diketahui sebagai lemak.
 
Dikutip dari clevelandclinic.org pada Jumat (29/03), vitamin F dapat ditemukan di banyak sumber makanan nabati dan hewani yang kaya akan manfaat kesehatan.
 
 
Manfaat Vitamin F
 
Karena merupakan asam lemak esensial, vitamin F memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan untuk tubuh seperti berikut ini.
 
1. Mendukung kesehatan jantung
 
Mengonsumsi vitamin F dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah masalah jantung tertentu seperti penyakit jantung koroner. 
 
Vitamin F membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jantung 
 
2. Menjaga kesehatan kulit
 
Vitamin F membantu menjaga kelembaban kulit dan memperbaiki tekstur kulit. Selain itu, vitamin F juga berperan dalam kesehatan rambut dan kuku.
 
Vitamin F dalam banyak diadaptasi untuk formula produk perawatan kulit seperti minyak dan krim. Kandungan asam lemak akan membantu melembabkan kulit, membantu mengatasi jerawat, mengatasi kulit keringan, dan kerutan. 
 
Asam lemak dalam vitamin F juga mengatasi permasalahan kulit yang disebabkan gangguan metabolisme, sehingga dapat membantu mengatasi kondisi seperti dermatitis atopik dan psoriasis.
 
 
 
3. Membantu perkembangan otak
 
Vitamin F dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak, terutama pada anak-anak.
 
Vitamin F juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit alzheimer, demensia, dan masalah kognitif pada orang lanjut usia.
 
4. Mengurangi peradangan
 
Vitamin F memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan kronis seperti arthritis.
 
Vitamin F biasanya diberikan saat masa pengobatan arthritis karena kemampuannya yang dapat menangani berbagai gejala inflamasi. 
 
5. Menjaga kesehatan mental
 
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin F dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan. 
 
Lemak esensial dalam vitamin F dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak. Asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan suasana hati.
 
Sumber Makanan Kaya Vitamin F
 
Secara alami, terdapat bahan makanan yang mengandung vitamin F. Bahan makanan ini cukup mudah ditemukan dalam berbagai makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.
 
Sumber utama vitamin F berasal dari sumber nabati. Vitamin F juga bisa ditemukan dalam jumlah tertentu pada ikan berlemak.
 
 
Berikut ini beberapa makanan yang mengandung vitamin F tinggi.
 
 
1. Kacang-kacangan
 
Dapat ditemukan pada kacang kenari, kacang almond, hazelnut, dan kacang tanah.
 
2. Biji-bijian
 
Biji-bijian yang mengandung vitamin F dapat ditemukan pada chia seed, biji bunga matahari, dan biji rami (flaxseed).
 
3. Minyak nabati
 
Minyak yang mengandung vitamin F bisa ditemukan pada minyak kanola, minyak walnut, minyak kedelai, minyak biji rami
 
4. Sayuran berdaun hijau
 
Sayur-sayuran juga mengandung vitamin F, bisa ditemukan pada sayur bayam, kangkung, dan brokoli.
 
5. Lemak ikan
 
Kandungan vitamin F dari sumber protein hewani dapat ditemukan pada ikan salmon, tuna, dan makarel.
 
Vitamin F menjadi salah satu komponen penting dalam produk-produk penumbuh rambut. Jika mengalami kerontokan parah pada rambut, pertimbangkan memilih produk yang memiliki kandungan vitamin F di dalamnya.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore