
Ilustrasi anak khitan.
JawaPos.com–Anak tiba-tiba minta khitan atau sirkumsisi di momen libur sekolah begini. Nah, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan orang tua sebelum anak dikhitan lho, parents!
Dilansir dari laman Alodokter, sunat memiliki banyak manfaat untuk kaum pria. Biasanya, sunat dilakukan saat masih anak-anak. Kendati demikian, sunat juga bisa dilakukan pada orang dewasa.
Dalam istilah medis, sunat disebut circumcision. Yang merupakan prosedur bedah untuk membuat kulup pada penis. Kulup ini menutupi bagian kepala penis.
Beberapa manfaat dari sunat antara lain menurunkan risiko kanker serviks pada pasangan, menurunkan risiko kanker penis, mencegah terjadinya infeksi saluran kemih baik saat anak-anak atau dewasa, hingga memudahkan untuk membersihkan kepala penis.
Dokter Mahdian Nur Nasution Sp.BS selaku owner Rumah Sunat mengatakan, orang tua perlu memilih metode sunat terbaik yang membuat anak tidak menjadi trauma. Misalnya, sunat tanpa jarum suntik.
Menurut dia, metode tersebut bisa menjadi alternatif bagi anak yang ingin sunat tapi memiliki trauma terhadap jarum suntik.
”Ada juga metode sunat yang lebih lengkap dengan tanpa jahit, minim rasa sakit minimal invasive, hingga tanpa alat menempel. Salah satunya dengan metode MK+ untuk khitan anak,” terang Mahdian Nur Nasution di Surabaya.
Pemilihan metode yang tepat, lanjut Mahdian, bisa memudahkan proses perawatan dan membantu efisiensi waktu saat proses penyembuhan luka pada khitan anak. Metode sunat tanpa jarum suntik sudah dilakukan sejak 18 tahun lalu.
”Buat anak bayi, anak gemuk, hingga anak spesial sudah pernah tertangani juga,” jelas Mahdian Nur Nasution.
