Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 22.29 WIB

Kelola Gejala Penurunan Fungsi Otak Melalui  Skrining Fungsi Otak

Penjelasan Online Brain Function Screening, tes skrining fungsi otak berbasis teknologi neuro-digital. (Istimewa)

JawaPos.com–Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penurunan fungsi kognitif otak salah satunya dipengaruhi penyakit-penyakit kronis seperti gangguan metabolik, kondisi autoimun, dan berbagai faktor lainnya. Oleh karena itu penting untuk memerlukan diagnosis dan penanganan medis yang tepat untuk mengelola gejala dan memperlambat keparahannya.

Salah satunya melalui skrining fungsi otak. Namun layanan ini belum banyak ditemui dan masih sangat terbatas, khususnya di Indonesia. Untuk itu, sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bersifat personal, dan preventif, PT Prodia Digital Indonesia bekerja sama dengan Neurowyzr Pte. Ltd secara resmi meluncurkan Online Brain Function Screening.

Direktur Utama PT Prodia Digital Indonesia Liana Kuswandi menjelaaskan, Online Brain Function Screening merupakan tes skrining fungsi otak berbasis teknologi neuro-digital. Ini membantu pengguna mendeteksi dini gejala penurunan fungsi kognitif otak seperti gangguan memori, konsentrasi, dan logika berpikir yang sering kali tidak disadari namun dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Hanya dalam hitungan menit, lanjut dia, penggunanya akan mendapatkan insight yang lengkap dengan rekomendasi yang dapat dikonsultasikan bersama tenaga profesional solusi modern untuk cek kesehatan kognitif yang cepat, seru, dan relevan di era digital.

”Dengan diluncurkannya Online Brain Function Screening, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan otak sejak dini. Inovasi ini merupakan bagian dari perjalanan U by Prodia dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang accessible, science-based, dan preventive,” ujar Liana Kuswandi dalam keterangannya.

Sementara itu, Direktur Bisnis & Produk PT Prodia Digital Indonesia Andri Hidayat menuturkan, dengan integrasi antara teknologi digital, sains neurokognitif, dan layanan kesehatan, U by Prodia menghadirkan cara baru dalam skrinning fungsi kognitif otak secara digital dan proaktif tanpa harus menunggu gejala muncul.

Sementara menurut dr. Fivi Kurniawati, M.M, dokter dan penggiat kesehatan sekaligus Key Opinion Leader, mengatakan bahwa Online Brain Function Screening merupakan langkah inovatif dan praktis untuk melakukan skrining awal fungsi kognitif secara mandiri.

"Walaupun bukan sebagai alat diagnostik, namun dengan adanya deteksi dini, intervensi dapat dilakukan lebih cepat untuk menjaga kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Fivi.

Setelah melakukan tes ini, pengguna bisa mendapat gambaran awal mengenai kondisi fungsi otaknya sehingga lebih aware akan pentingnya menjaga kesehatan kognitif sejak dini. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tidak menunda pemeriksaan otak, karena brain testing bukan hanya penting bagi lansia atau pasien dengan keluhan, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin menjaga kualitas hidup optimal di masa depan.

Pengguna aplikasi U by Prodia akan mendapatkan rekomendasi dan solusi yang personal, mulai dari konsultasi online dengan dokter ahli secara gratis, hingga rencana pemantauan dan pengelolaan kondisi metaboliknya secara personal, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pengguna.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore