Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 September 2025, 03.46 WIB

Mengenal Post Traumatic Stress Disorder (PTSD): Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya

Ilustrasi penderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi penderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Gangguan stres pasca trauma atau yang dikenal dengan PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) merupakan kondisi kesehatan mental yang muncul setelah seseorang mengalami peristiwa traumatis. Kondisi ini dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari penderitanya, baik dalam hubungan sosial, pekerjaan, maupun kesehatan fisik dan mental.

Pengertian PTSD

PTSD adalah gangguan mental yang terjadi akibat pengalaman traumatis yang mendalam, seperti kecelakaan, bencana, atau kekerasan. Melansir dari laman RS Pondok Indah, kondisi ini dapat berkembang jika seseorang tidak mampu mengatasi stres ekstrem yang dialami setelah peristiwa tertentu.

Gejala PTSD

Gejala PTSD dapat muncul dalam berbagai bentuk yang memengaruhi pikiran, perasaan, hingga perilaku seseorang. Berdasarkan informasi dari laman Mitra Keluarga, gejala utama PTSD antara lain:

  • Mengalami kilas balik atau flashback yang mengingatkan pada peristiwa traumatis
  • Mimpi buruk yang berulang terkait pengalaman traumatis
  • Rasa cemas berlebihan, sulit tidur, hingga mudah terkejut
  • Menghindari tempat, orang, atau aktivitas yang mengingatkan pada trauma

Penyebab PTSD

Penyebab PTSD umumnya berkaitan dengan peristiwa traumatis yang tidak dapat diproses dengan baik oleh pikiran dan emosi. Adapun faktor penyebab bisa berupa:

  • Mengalami peristiwa mengancam nyawa, seperti kecelakaan besar atau bencana alam
  • Menjadi korban atau saksi kekerasan, baik fisik maupun seksual
  • Mengalami tekanan berat secara berulang, seperti di medan perang atau lingkungan kerja berisiko tinggi
  • Memiliki riwayat kesehatan mental lain yang memperparah dampak trauma

Cara Penanganan PTSD

Penanganan PTSD perlu dilakukan secara tepat agar gejala dapat berkurang dan kualitas hidup penderita meningkat. Ada beberapa metode penanganan yang umum dilakukan, yaitu:

  1. Terapi psikologis (psikoterapi):membantu penderita mengelola pikiran dan perasaan traumatis.
  2. Obat-obatan: seperti antidepresan atau anti anxiety untuk mengurangi gejala.
  3.  Dukungan sosial: dari keluarga dan lingkungan sekitar yang berperan penting dalam proses pemulihan.
  4. Perubahan gaya hidup sehat: tidur cukup, olahraga, dan menghindari alkohol dapat mempercepat pemulihan.

PTSD bukanlah tanda kelemahan pribadi, melainkan respons alami tubuh terhadap pengalaman traumatis yang berat. Oleh karena itu, mencari pertolongan sejak dini menjadi langkah penting agar penderita tidak terjebak dalam lingkaran trauma berkepanjangan.

Masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental, termasuk memahami bahwa PTSD bisa dialami siapa saja. Dengan dukungan lingkungan yang tepat dan akses perawatan yang memadai, penderita PTSD dapat kembali menjalani hidup dengan lebih baik.

Kesimpulannya, memahami gejala, penyebab, serta cara penanganan PTSD merupakan hal krusial agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi ini. Upaya bersama dari tenaga kesehatan, keluarga, dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan agar penderita PTSD dapat pulih dan berdaya kembali dalam kehidupannya.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore