Jangan Langsung Tidur setelah Sahur! Bisa Picu Asam Lambung hingga Penyakit Jantung
JawaPos.com - Kebiasaan langsung tidur setelah sahur ternyata tidak dianjurkan dari sisi kesehatan. Selain mengganggu proses pencernaan, kebiasaan ini juga berpotensi memicu berbagai gangguan, mulai dari asam lambung hingga penyakit jantung.
Pakar kesehatan dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Dede Nasrullah, menjelaskan bahwa proses pengosongan lambung terjadi kurang lebih membutuhkan waktu 2-3 jam setelah makan.
"Posisi tiduran atau berbaring akan menghambat proses pengosongan lambung, jika hal ini terjadi maka akan memicu terjadinya GERD hingga penyakit konstipasi atau sembelit kesulitan buang air besar," ucap Dede, Senin (23/2).
Dede menyarankan umat Muslim memberi jeda waktu sebelum kembali beristirahat setelah sahur, setidaknya tiga jam agar makanan dapat diolah tubuh secara optimal dan risiko gangguan kesehatan bisa diminimalkan.
Berikut dampak buruk tidur setelah sahur yang perlu diwaspadai:
1. Memicu Refluks Asam Lambung (GERD)
Dede menjelaskan saat tidur, fungsi tubuh melambat, kecuali otak, jantung, dan paru-paru. Kondisi ini membuat makanan yang baru dikonsumsi tidak dapat dicerna secara optimal.
"Tidur setelah sahur bisa mengakibatkan refluk asam lambung Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), karena terjadi pelonggaran klep lambung sehingga cairan asam lambung mengalir kembali ke tenggorokan," imbuhnya.
Adapun gejala asam lambung yang perlu diwaspadai, meliputi: panas di dada, tenggorokan terasa panas, mual, sering bersendawa, dan mulut terasa pahit.
2. Menyebabkan Penumpukan Lemak
Kalori yang masuk tidak terpakai sebagai energi saat tubuh langsung beristirahat. Akibatnya, kalori akan tersimpan sebagai lemak, terutama jika menu sahur didominasi tinggi karbohidrat dan lemak.
3. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Mengonsumsi makanan berat lalu langsung tidur dapat meningkatkan tekanan darah. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
"Jika tekanan darah tidak kunjung menurun dan berlangsung dalam waktu yang lama, akan meningkatkan risiko kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan penyakit kronis lainnya," terang Dede.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022