
Ilustrasi orang yang bekerja sambil duduk (Freepik)
JawaPos.com – Duduk terlalu lama dapat berdampak buruk pada kesehatan secara keseluruhan.
Individu yang bekerja di balik meja, pemain game, dan mereka yang menghabiskan banyak waktu menonton TV atau bermain handphone sangat rentan.
Alasan umum untuk duduk terlalu lama meliputi tuntutan pekerjaan, kegiatan rekreasi, atau sekadar gaya hidup yang kurang aktif.
Ketika kurangnya aktivitas fisik menjadi kebiasaan, hal itu dapat secara diam-diam merusak kesehatan Anda.
Dilansir dari laman English jagran, berikut lima potensi bahaya duduk terlalu lama bagi kesehatan Anda.
1. Memperlambat metabolisme
Duduk terlalu lama memperlambat metabolisme sekaligus menghambat pengelolaan berat badan.
Saat tidak aktif, otot membakar lebih sedikit kalori dan metabolisme menurun.
Laju yang lambat ini menghambat penurunan lemak, yang menyebabkan penambahan berat badan.
Ketidakaktifan secara teratur juga mengurangi sensitivitas insulin sekaligus meningkatkan kadar gula darah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022