
Ilustrasi sanitasi air. (Pinterest)
JawaPos.com - Air menjadi kebutuhan mendasar yang berperan dalam hampir seluruh aktivitas kehidupan. Namun, pengelolaan air dan sanitasi di tingkat rumah tangga di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan bahwa beberapa provinsi masih mencatat tingkat akses sanitasi di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 85,37 persen.
Menurut BPS, rumah tangga dengan sanitasi layak adalah yang memiliki fasilitas buang air besar, baik secara pribadi maupun melalui fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) komunal, dengan kloset leher angsa yang terhubung ke tangki septik atau instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Berdasarkan acuan tersebut, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum memenuhi rata-rata nasional, termasuk Jawa Barat. Di sisi lain, pertumbuhan kawasan hunian dan meningkatnya ekspektasi terhadap kualitas tempat tinggal mendorong masyarakat semakin memahami pentingnya sistem air dan sanitasi yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga aman serta berkelanjutan.
Kesadaran ini semakin berkembang seiring dengan tren hunian pintar yang menekankan efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk air, sebagai salah satu elemen penting dalam menentukan kualitas hidup penghuni sekaligus nilai properti.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Aditya Sarana Graha (ASG) dengan Wasser untuk mendukung sistem air dan kamar mandi di rumah tangga maupun hunian modern.
“Banyak orang baru menyadari pentingnya sistem air dan sanitasi saat terjadi masalah. Padahal, bagi pemilik rumah maupun calon pembeli properti, memahami sistem sanitasi sejak awal dapat menjadi investasi jangka panjang, tidak hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, serta menghindari potensi biaya perbaikan yang besar di kemudian hari,” ujar Ivan Novelibel Tjiandra, Product Manager Wasser dalam keterangannya.
Ivan menambahkan, persoalan yang kerap muncul di berbagai hunian tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan air, tetapi juga pada aspek distribusinya. Tekanan air yang tidak stabil, aliran yang tidak merata, hingga sistem kamar mandi yang kurang optimal dapat berdampak pada kenyamanan sekaligus kebersihan.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem air yang baik menjadi krusial, terutama bagi penghuni maupun pemilik properti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022