
Ilustrasi Norovirus. (TravelAge West)
JawaPos.com - Norovirus kembali menjadi perhatian dunia setelah wabah di kapal pesiar Caribbean Princess membuat lebih dari 100 penumpang dan kru mengalami muntah serta diare selama pelayaran.
Virus ini dikenal sangat mudah menular dan menjadi salah satu penyebab utama wabah gangguan pencernaan di kapal pesiar, sekolah, rumah sakit, hingga tempat umum lainnya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan sebanyak 102 penumpang dan 13 kru kapal Caribbean Princess jatuh sakit dalam pelayaran yang berlangsung dari 28 April hingga 11 Mei 2026. Gejala yang muncul didominasi muntah, diare, mual, dan kram perut.
Lalu, apa sebenarnya norovirus dan mengapa virus ini begitu cepat menyebar?
Norovirus merupakan virus penyebab gastroenteritis akut atau peradangan pada lambung dan usus. Penyakit ini kerap disebut 'stomach flu' atau flu perut, meski sebenarnya tidak berhubungan dengan virus influenza.
Virus ini dapat menyerang siapa saja dan hanya membutuhkan jumlah partikel virus yang sangat kecil untuk menyebabkan infeksi. Penularannya bisa terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, menyentuh permukaan yang terpapar virus, hingga kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
Gejala biasanya muncul dalam waktu 12 hingga 48 jam setelah terpapar. Penderita umumnya mengalami muntah hebat, diare cair, sakit perut, mual, hingga demam ringan dan nyeri tubuh. Kondisi tersebut biasanya berlangsung selama satu hingga tiga hari, tetapi risiko dehidrasi dapat menjadi berbahaya terutama pada anak-anak dan lansia.
CDC menyebut penderita paling menular saat gejala berlangsung dan setidaknya dua hari setelah sembuh. Dalam beberapa kasus, virus bahkan masih dapat bertahan lebih lama di tubuh maupun permukaan benda.
Karena penyebarannya sangat cepat, langkah pencegahan menjadi kunci utama. Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir minimal 20 detik dinilai jauh lebih efektif dibanding hand sanitizer biasa.
Permukaan yang terkontaminasi juga dianjurkan dibersihkan menggunakan cairan berbahan pemutih atau bleach.
Hingga kini belum ada obat khusus maupun vaksin untuk norovirus. Penanganan umumnya dilakukan dengan memperbanyak konsumsi cairan untuk mencegah dehidrasi sampai tubuh pulih dengan sendirinya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
