
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular Dr. dr. Dede Moeswir. (Istimewa)
JawaPos.com - Kasus penyakit jantung koroner masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini mendorong pengembangan terapi regeneratif baru dengan penelitian terapi sel punca mesenkimal untuk membantu pemulihan fungsi jantung pasien pasca serangan jantung akut hingga gagal jantung.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular Dr. dr. Dede Moeswir mengungkapkan, pasien serangan jantung akut umumnya mengalami gangguan dan penurunan fungsi jantungnya.
”Saat ini terapi utama yang dilakukan ialah membuka kembali pembuluh darah yang tersumbat melalui tindakan intervensi koroner perkutan menggunakan kawat khusus, balon, dan pemasangan stent,” kata Dede Moeswir di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Menurut dia, terapi reperfusi memang dapat menyelamatkan pasien. Namun, setelah serangan jantung akut, sebagian pasien tetap dapat mengalami kerusakan otot jantung hingga berujung gagal jantung meski telah mendapatkan terapi optimal.
Dia menjelaskan, terapi reperfusi memang dapat menyelamatkan pasien. Namun, setelah serangan jantung akut, sebagian pasien tetap dapat mengalami kerusakan otot jantung hingga berujung gagal jantung meski telah mendapatkan terapi optimal.
”Dengan kondisi tersebut, saya mengembangkan penelitian terapi tambahan menggunakan sel punca mesenkimal sebagai terapi adjuvan bagi pasien pasca serangan jantung,” terang Dede Moeswir.
Baca Juga:Kondisi Malaria Knowlesi di Indonesia: Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi Sudah Laporkan Kasus
Dia menjelaskan, fokus penelitian diarahkan pada pasien infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (IMA STE) yang telah menjalani intervensi koroner perkutan primer atau tindakan membuka sumbatan pembuluh darah jantung menggunakan kateter dan pemasangan stent.
”Tindakan membuka kembali aliran darah memang menjadi terapi utama untuk menyelamatkan pasien serangan jantung. Namun, sebagian pasien tetap berisiko mengalami kerusakan otot jantung akibat cedera reperfusi, peradangan, hingga gagal jantung meski telah mendapatkan penanganan optimal,” imbuh Dede Moeswir.
Dalam penelitian tersebut, sel punca diproduksi dan dimanfaatkan karena memiliki kemampuan berdiferensiasi atau berubah menjadi sel tertentu, termasuk sel otot jantung. Terapi ini diharapkan dapat membantu memperbaiki kerusakan jaringan jantung akibat serangan jantung akut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
