
Sebagai pusat regenerative medicine terintegrasi, Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre mengembangkan konsep “one stop anti-aging and stem cell center” (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan di bidang kesehatan modern. Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre resmi masuk dalam daftar Top 10 “One Stop Stem Cell Center” Dunia, sebuah pengakuan internasional terhadap pusat layanan stem cell terintegrasi terbaik yang menggabungkan riset, terapi regeneratif, anti-aging, dan longevity medicine dalam satu ekosistem layanan kesehatan.
Dalam daftar tersebut, Vinski Tower masuk 10 besar dan berdampingan dengan institusi kesehatan dan riset ternama dunia seperti Mayo Clinic Center for Regenerative Biotherapeutics, Karolinska University Hospital, RIKEN Center for Biosystems Dynamics Research, Cedars-Sinai Board of Governors Regenerative Medicine Institute, Swiss Medica, Liv Hospital Stem Cell Center, Stem Cell Institute Panama, Giostar, dan Samsung Medical Center.
Penilaian dalam daftar ini umumnya didasarkan pada sejumlah indikator utama, antara lain keberadaan GMP laboratory, stem cell banking, riset dan publikasi ilmiah, integrasi dengan rumah sakit, layanan untuk pasien internasional, program anti-aging dan longevity, pemanfaatan teknologi exosome, NK cell, gene therapy, serta reputasi dokter dan jejaring ilmiah global.
Sebagai pusat regenerative medicine terintegrasi, Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre mengembangkan konsep “one stop anti-aging and stem cell center” yang menghadirkan layanan stem cell, exosome, regenerative aesthetics, preventive medicine, hingga longevity medicine dalam satu gedung. Konsep ini memungkinkan pasien mendapatkan layanan kesehatan komprehensif yang berfokus pada pencegahan, peremajaan, dan peningkatan kualitas hidup.
Pendiri sekaligus Presiden World Council for Preventive Medicine, Prof. Deby Vinski, menyatakan bahwa pengakuan ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi salah satu pusat unggulan regenerative medicine di dunia.
“Masuknya Vinski Tower ke dalam Top 10 One Stop Stem Cell Center Dunia merupakan kebanggaan bagi Indonesia. Ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan modern berbasis stem cell, anti-aging, dan longevity medicine di tanah air telah mendapat perhatian dan pengakuan internasional,” ujar Prof. Deby Vinski.
Vinski Tower juga dikenal aktif membangun jejaring ilmiah global melalui kolaborasi dengan para ahli regenerative medicine, anti-aging, dan preventive medicine dari berbagai negara. Fasilitas ini menjadi destinasi bagi pasien nasional maupun internasional yang mencari layanan kesehatan mutakhir dengan pendekatan personal dan holistik.
Pencapaian tersebut memperkuat posisi Indonesia dalam peta dunia kesehatan modern, sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan medical tourism, transfer teknologi, dan peningkatan daya saing industri kesehatan nasional.
Dengan pengakuan ini, Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre diharapkan terus mendorong inovasi di bidang regenerative medicine dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat longevity medicine terkemuka di kawasan Asia dan dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
