
Ilustrasi hewan kurban.
JawaPos.com - Jelang perayaan Idul Adha 1447 H, tingkat kewaspadaan penyakit antraks dari hewan kurban mesti menjadi perhatian. Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Masdalina Pane, mengingatkan masyarakat untuk menerapkan empat langkah pencegahan agar penularan penyakit dari hewan ke manusia dapat dihindari.
Antraks adalah penyaktit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri pembentuk spora bernama Bacillus anthracis. Penyakit ini menular dadi hewan ternak pemakan rumput seperti sapi, kambing, dan domba ke manusia. Bakteri antraks memproduksi racun yang sangat kuat dan dapat merusak organ penting di dalam tubuh.
Hewan Kurban Harus Melalui Pemeriksaan Kesehatan
Masdalina menjelaskan langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan atau petugas kesehatan veteriner sebelum disembelih.
“Jadi hewan-hewan kurban itu sebaiknya melalui proses pemeriksaan. Biasanya kedokteran hewan dan kesehatan veteriner menjelang Iduladha menurunkan banyak dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan hewan-hewan kurban,” ujar Masdalina kepada JawaPos.com, Senin (18/5).
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan penting untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular, termasuk antraks. Pemerintah daerah harus secara ketat menurunkan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang dijual.
Penyembelihan Disarankan di Rumah Potong Hewan
Pencegahan yang kedua, Masdalina menyebut bahwa proses penyembelihan sebaiknya dilakukan di rumah potong hewan (RPH) karena memiliki standar operasional prosedur (SOP) kesehatan hewan yang lebih terjamin.
Profesor Riset di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu mencontohkan, kebijakan di DKI Jakarta yang melarang pemotongan hewan kurban di lingkungan perumahan.
“Hewan kurban tidak boleh dipotong di perumahan. Potongnya di rumah potong hewan. Karena di rumah potong hewan tentu punya SOP untuk kesehatan hewannya,” katanya.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
