
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi I
JawaPos.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa belanja kesehatan Indonesia yang terus meningkat setiap tahun belum mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu terjadi karena sebagian besar kebutuhan produk kesehatan masih dipenuhi melalui impor.
Menurut Budi, kondisi tersebut membuat manfaat pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja justru dinikmati negara lain yang memproduksi berbagai kebutuhan kesehatan yang selama ini dibeli Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat membahas upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Ia menilai, sektor kesehatan sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu motor penggerak ekonomi apabila rantai produksinya dapat dibangun di dalam negeri.
“Kita tuh berdua sangat percaya bahwa target 8 persen itu harus mati-matian dikejar sesegera mungkin. Karena kalau enggak, kita kehilangan window of opportunity pada saat puncak bonus demografi kita,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (24/6).
Budi menegaskan bahwa Indonesia berisiko terjebak dalam middle income trap apabila momentum bonus demografi tidak dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Belanja Kesehatan Tumbuh di Atas 10 Persen
Budi menjelaskan bahwa secara historis, belanja kesehatan Indonesia selalu tumbuh di atas 10 persen setiap tahun. Bahkan pada tahun 2025 lalu pertumbuhannya mencapai sekitar 16 persen.
Namun, peningkatan belanja tersebut belum berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) sektor kesehatan karena sebagian besar produk masih diimpor.
“Semua belanja ini belum tertranslasikan jadi pertumbuhan ekonomi di sektor kesehatan karena sebagian besar masih impor. Jadi, yang enjoy GDP growth dan job growth-nya itu di negara lain,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022