
ilustrasi gambar dari pinterest
JawaPos.com – Selama ini Body Mass Index (BMI) menjadi patokan utama untuk menentukan apakah seseorang mengalami obesitas.
Menurut laporan The Chosun, para peneliti kini menilai metode tersebut tidak lagi cukup menggambarkan kondisi kesehatan yang sebenarnya.
Seseorang bisa saja memiliki berat badan berlebih tetapi tetap sehat, sementara orang dengan berat badan normal justru menyimpan lemak berbahaya yang meningkatkan risiko penyakit.
Temuan tersebut mendorong tim peneliti yang dipimpin Profesor Im Soo dari Departemen Endokrinologi dan Metabolisme Bundang Seoul National University Hospital mengusulkan kriteria baru diagnosis obesitas yang lebih sesuai untuk populasi Asia. Hasil penelitian mereka telah dipublikasikan dalam jurnal internasional Nature Reviews Endocrinology.
Berbeda dengan BMI yang hanya menghitung perbandingan berat badan dan tinggi badan, sistem baru ini menilai obesitas berdasarkan dampak penumpukan lemak terhadap kesehatan tubuh.
Individu yang memiliki kadar lemak tubuh tinggi tetapi belum mengalami gangguan kesehatan dikategorikan berada pada tahap pre-obesity.
Sebaliknya, jika lemak berlebih telah menyebabkan gangguan fungsi organ atau memicu penyakit penyerta, kondisi tersebut diklasifikasikan sebagai clinical obesity disease atau penyakit obesitas klinis.
Dokter tidak hanya melihat berat badan, tetapi juga mengevaluasi berbagai indikator kesehatan seperti lingkar pinggang, persentase lemak tubuh, kadar gula darah, tekanan darah, kolesterol, fungsi ginjal, hingga komposisi tulang, otot, dan lemak.
Pendekatan ini dinilai mampu memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai risiko kesehatan setiap individu.
Peneliti menjelaskan bahwa orang yang berada pada tahap pre-obesity sebaiknya fokus memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, dan menjalani gaya hidup sehat agar komplikasi dapat dicegah sejak dini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
