
Ilustrasi stunting. (JawaPos)
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digencarkan salah satunya untuk menekan angka stunting di Indonesia. Sayangnya, mayoritas penanganan stunting justru bukan hanya terpaku pada asupan gizi anak.
Selain itu, sasaran penanganan stunting juga sebenarnya cukup spesifik. Sebab, stunting bisa muncul sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) seorang anak.
Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat angka stunting nasional mencapai 19,8 persen. Angka ini memang turun dari 21,5 persen pada 2023 dan 27,7 persen pada 2019. Namun, bagaimana dengan tahun 2026 setelah intervensi dari program MBG?
Dokter Ahli Gizi Masyarakat DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan, pencegahan stunting jauh lebih kompleks dari sekadar memberi makan karena sekitar 70 persen kontribusinya bukan berasal dari faktor gizi semata.
70 Persen Pencegahan Bukan Soal Gizi
dr. Tan mengatakan, pencegahan stunting membutuhkan intervensi sensitif, mulai dari edukasi, literasi, air bersih, sanitasi, imunisasi hingga kondisi ekonomi keluarga.
"Jika pencegahan stunting masih sebatas seremonial atau cuma bagi-bagi makanan, maka arahnya sudah menyimpang jauh," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (14/8).
Menurutnya, lingkungan yang penuh asap rokok, pembakaran sampah, dan pencemaran dapat membuat bayi serta anak mudah sakit sehingga pertumbuhannya terganggu.
Persoalan air bersih juga belum selesai. dr. Tan menyoroti kondisi ketika akses air layak masih menjadi masalah di sejumlah wilayah.
"Namanya PDAM: Perusahaan Daerah Air Minum, faktanya air keran tidak layak minum bahkan buat mandi pun tidak layak," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022