
Ilustrasi stroke usia muda. (freepik.com/jcomp)
JawaPos.com - Stroke merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan secepat dan setepat mungkin. Semakin lama aliran darah ke otak terganggu, semakin besar risiko kerusakan jaringan otak.
Karena itu, mengenali gejala dan segera membawa pasien ke rumah sakit menjadi langkah penting. Namun, penanganan stroke juga tidak cukup hanya dengan mengetahui gejalanya. Dokter perlu memastikan apakah stroke disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah atau perdarahan di otak.
Pemeriksaan seperti CT Scan atau MRI dapat digunakan untuk membantu memastikan kondisi tersebut dan menentukan penanganan yang sesuai.
Pada pasien stroke, Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Thio Ananda Steven, Sp.Rad, mengatakan bahwa dokter biasanya akan menilai kondisi secara menyeluruh, mulai dari gejala yang muncul, pemeriksaan fisik, hingga hasil pencitraan otak.
Pemeriksaan tersebut membantu tim medis mengetahui bagian otak yang terdampak serta menentukan terapi yang paling sesuai dengan kondisi pasien.
“Pada kasus stroke, ketepatan dan kecepatan diagnosis sangat penting. MRI 3 Tesla dapat memberikan gambaran otak yang lebih detail, sehingga membantu kami melihat area yang terdampak dengan lebih jelas,” ujar dr. Thio, Jumat (21/8).
Namun, hasil pemeriksaan radiologi bukan satu-satunya dasar dalam menentukan penanganan. Pasien tetap membutuhkan evaluasi dokter spesialis saraf dan, pada kondisi tertentu, dokter bedah saraf.
Dokter Spesialis Bedah Saraf Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Muhammad Ichsan Fachrudin Firdaus, Sp.BS, FIS menerangkan bahwa dalam kasus stroke, setiap pasien memiliki kondisi klinis yang berbeda.
"Ada pasien yang cukup ditangani dengan terapi medis dan observasi ketat, namun ada juga yang membutuhkan evaluasi bedah saraf, terutama bila terdapat perdarahan, pembengkakan otak, atau peningkatan tekanan di dalam kepala,” tuturnya.
Karena bersifat darurat, penanganan stroke membutuhkan koordinasi berbagai tim medis. Kesediaan Stroke Response Unit selama 24 jam yang terintegrasi dengan layanan emergency, ambulans, laboratorium, radiologi, kamar operasi, dan ruang perawatan intensif cukup penting.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022