
Ilustrasi pasien nyeri lutuh berkonsultasi dengan dokter terkait persiapan penanganan knee replacement. (Istimewa).
JawaPos.com - Ketika nyeri lutut akibat osteoartritis (pengapuran sendi) tak kunjung membaik meski sudah menjalani berbagai pengobatan, mulai muncul pertanyaan, “Apakah memang perlu operasi?” Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah knee replacement atau operasi penggantian sendi lutut.
Bagi mereka yang masih aktif bekerja atau berolahraga, keputusan ini tentu bukan hal kecil. Karena itu, penting memahami kapan knee replacement diperlukan, termasuk pilihan metode robotik yang kini telah tersedia.
Menurut Dokter Marvin Pili, Sp.OT, Subsp. PL(K) dari Mayapada Hospital Kuningan, keputusan menjalani knee replacement perlu dipertimbangkan berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi terhadap keluhan pasien dan kondisi sendi.
“Bila hasil pemeriksaan rontgen (x-ray) menunjukkan kerusakan sendi yang sudah berat (grade III-IV) dan mengganggu aktivitas sehari-hari, hingga menurunkan kualitas hidup pasien, maka Knee Replacement dapat dipertimbangkan,” terang dr. Marvin.
Bagi pasien yang masih relatif muda dan aktif, pertimbangan ini menjadi semakin penting. “Knee replacement umumnya lebih banyak dipertimbangkan pada pasien usia lanjut, namun jika kerusakan sendi yang berat sudah terjadi pada usia muda akibat penyakit atau trauma, dokter dapat mempertimbangkan pilihan tindakan lain terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan tindakan knee replacement,” ujar dr. Marvin.
Dalam perkembangannya, knee replacement juga dapat dilakukan dengan teknologi robotik, seperti yang sudah digunakan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) dan Mayapada Hospital Kuningan (MHKN).
Prosedur knee replacement juga didukung oleh protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®) yang mengoptimalkan perawatan sejak sebelum operasi hingga masa pemulihan untuk mengurangi stres operasi, mengurangi rata-rata lama rawat inap dari lima hari menjadi 1,6 hari, mempercepat pemulihan, serta menurunkan risiko komplikasi.
Protokol ERAS® telah diterapkan di MHSB dan MHJS melalui kolaborasi tim dokter multidisiplin untuk mendukung pemulihan dan hasil klinis yang optimal. Hingga saat ini, Mayapada Hospital menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang meraih sertifikasi ERAS® untuk prosedur knee replacement robotik.
Dokter Sunaryo Kusumo, M.Kes, Sp.OT, Subsp. PL(K), dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, “Yang perlu dipahami, “operasi robotik” bukan berarti robot menggantikan dokter melakukan operasi.
Dengan dukungan teknologi tersebut, dokter tetap menjadi pihak yang mengambil keputusan klinis dan melakukan tindakan operasi, sementara sistem robotik berperan sebagai alat bantu untuk mendukung dokter dalam melakukan perencanaan dan pelaksanaan prosedur secara lebih terukur.”
Dokter Sunaryo menambahkan, “Bagi pasien, robotik knee replacement dapat membantu meningkatkan presisi operasi, mendapatkan stabilitas sendi yang lebih baik, serta penempatan implan yang dapat disesuaikan dengan anatomi pasien, meminimalkan trauma jaringan dan risiko perdarahan, mengurangi kekakuan lutut, serta mendukung pemulihan agar pasien berpotensi kembali beraktivitas lebih cepat,” ungkap dr. Sunaryo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022