
Ilustrasi seseorang tidur dengan nyenyak (Magnific)
JawaPos.com - Sebagian orang mungkin pernah mengalami malam dengan tidur yang tidak nyenyak. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai hal, termasuk kebiasaan sebelum tidur seperti terlalu lama menggunakan gawai, kondisi kamar yang kurang nyaman, hingga jadwal tidur yang tidak teratur tanpa disadari dapat membuat seseorang lebih sulit terlelap dan mengganggu kualitas tidur.
Jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, waktu tidur yang seharusnya membantu tubuh beristirahat dan memulihkan diri bisa menjadi kurang optimal. Akibatnya, tubuh dapat terasa lebih lelah dan konsentrasi ikut terganggu saat menjalani aktivitas keesokan harinya.
Untuk membantu memperbaiki kebiasaan tersebut, sleep hygiene dapat menjadi salah satu langkah yang diterapkan sehari-hari. Dilansir dari Cleveland Clinic, Senin (28/9), sleep hygiene merujuk pada serangkaian kebiasaan sehat yang dapat membantu seseorang lebih rileks dan mudah tidur di malam hari. Kebiasaan ini mencakup rutinitas sebelum tidur, lingkungan kamar, hingga pola aktivitas yang dilakukan sepanjang hari.
Penerapan sleep hygiene juga dapat membantu seseorang memiliki pola tidur yang lebih teratur. Menurut Alodokter, kebiasaan ini juga dapat menjadi langkah awal untuk membantu mengatasi gangguan tidur, seperti insomnia dan obstructive sleep apnea, sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Lantas, kebiasaan apa saja yang dapat diterapkan untuk membantu mendapatkan tidur yang lebih nyenyak? Dirangkum dari laman Cleveland Clinic dan Alodokter, berikut beberapa kebiasaan sleep hygiene yang dapat diterapkan.
1. Menjaga Jadwal Tidur
Menjaga jadwal tidur secara konsisten dapat membantu tubuh terbiasa dengan waktu istirahat. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Konsistensi waktu tidur dan bangun dapat membantu mengatur ritme sikardian atau jam biologis tubuh sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.
Kebutuhan waktu tidur juga berbeda berdasarkan usia. Pada orang dewasa, waktu tidur yang dianjurkan berkisar 7–8 jam setiap malam, sementara remaja berusia 12–18 tahun membutuhkan sekitar 8–9 jam tidur per malam.
2. Membuat Rutinitas Menenangkan Sebelum Tidur
Rutinitas yang menenangkan dapat membantu tubuh bersiap untuk tidur. Sebelum beristirahat, luangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks, seperti membaca buku, mendengarkan musik, menulis jurnal, mandi air hangat, merawat kulit, melakukan yoga atau peregangan ringan. Kebiasaan tersebut dapat membantu tubuh dan pikiran lebih siap memasuki waktu istirahat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022