
ilustrasi mata. (Freepik)
JawaPos.com - Operasi katarak kini tak lagi sekadar bertujuan mengembalikan penglihatan yang buram akibat lensa mata keruh. Perkembangan teknologi memungkinkan tindakan operasi sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan visual pasien.
Hal itu termasuk membantu mengoreksi astigmatisme atau mata silinder dan mengurangi ketergantungan terhadap kacamata.
Dokter spesialis mata JEC Eye Hospitals and Clinics dr. Milzan Murtadha, SpM, mengatakan, perkembangan teknologi membuat pilihan penanganan katarak semakin personal.
Baca Juga:Kiamat di Etihad! Manchester City, Ancaman Degradasi, Eksodus Bintang dan Pertaruhan Harga Diri Liga
“Tujuan operasi katarak bukan hanya membuat pasien kembali melihat lebih jelas, tetapi bagaimana kualitas penglihatan tersebut dapat mendukung aktivitas sehari-hari," ujarnya kepada wartawan, (30/9).
"Karena kondisi mata, kebutuhan visual, dan aktivitas setiap orang berbeda, pemeriksaan dan konsultasi menjadi penting untuk menentukan pendekatan operasi serta pilihan lensa yang paling sesuai,” imbuh dr. Milzan.
Katarak dan Waktu Penanganannya
Katarak sendiri terjadi ketika lensa alami di dalam mata yang semula jernih menjadi keruh. Kondisi tersebut membuat cahaya yang masuk ke mata berkurang atau menyebar sehingga penglihatan menjadi buram seperti berkabut, lebih mudah silau, atau warna terlihat lebih kekuningan.
Proses degeneratif akibat pertambahan usia memang menjadi penyebab paling umum. Namun, usia bukan satu-satunya faktor yang dapat memicu katarak. Diabetes, riwayat trauma atau operasi pada mata, penggunaan obat tertentu, hingga faktor genetik juga perlu diperhatikan.
“Karena itu, pemeriksaan mata penting untuk memahami kondisi setiap pasien secara menyeluruh, bukan hanya melihat faktor usia,” jelas dr. Milzan.
Seiring perkembangannya, katarak dapat mengganggu berbagai aktivitas, mulai dari membaca, melihat dalam kondisi cahaya redup, berkendara hingga mengenali lingkungan sekitar. Jika terus berlanjut, katarak dapat menyebabkan gangguan penglihatan berat hingga kebutaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022