
Ilustrasi batuk. (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Flu dan batuk menjadi keluhan yang sering dialami masyarakat ketika memasuki masa peralihan musim kemarau ke musim hujan. Kondisi tersebut dapat ditangani dengan swamedikasi atau pengobatan sendiri apabila gejala yang dialami masih tergolong ringan.
Dokter umum Ikhsanuddin Qoth’i menjelaskan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk melakukan swamedikasi atau berkonsultasi ke dokter. Hal itu meliputi waktu, gejala yang muncul, dan siapa yang mengalami keluhan tersebut.
“Kalau misalkan gejalanya itu katakanlah atau flu batuk pileknya itu baru beberapa hari, kemudian tidak ada pemburukan, itu sebenarnya tidak perlu khawatir terlalu berlebihan. Bisa jadi itu memang self-limiting disease, dia bisa sembuh sendiri,” ujarnya dalam acara Actifed Media Event: Better Self Care Starts from Better Preparation on Transitional Weather.
Ketika daya tahan tubuh kembali kuat, tubuh dapat melawan infeksi yang masuk. Secara umum, keluhan flu dan batuk dapat membaik dalam waktu sekitar 7 hingga 14 hari.
Menurutnya, meski dapat sembuh sendiri, flu dan batuk tetap dapat menimbulkan gejala selama proses pemulihan. Gejala tersebut dapat diredakan dengan mengonsumsi obat-obatan simptomatik.
Namun, masyarakat tetap perlu mengenali tanda bahaya atau red flag yang menyertai keluhan tersebut. Misalnya, jika batuk dan pilek disertai demam tinggi dan sesak napas atau pada anak muncul kondisi seperti tidak mau makan, sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter.
Selama gejala masih tergolong ringan dan tidak menunjukkan tanda bahaya, kondisi tubuh juga perlu dijaga. Ikhsan menyarankan masyarakat memperbanyak istirahat serta mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Jangan Asal Memilih Obat
Selain mengenali kondisi yang masih dapat ditangani sendiri, pemilihan obat juga menjadi hal yang perlu diperhatikan saat melakukan swamedikasi.
Pharmacist & Clinical Pharmacy Expert Ikatan Apoteker Indonesia (IKI), Dr. apt. Lucy Novianti mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak langsung membeli obat hanya berdasarkan pengalaman sebelumnya. Pasalnya, jenis obat maupun keluhan yang menyertainya dapat berbeda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022