Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 03.48 WIB

Manfaat Kunyit untuk Kesehatan: Apa yang Terbukti dan Apa yang Belum

Ilustrasi kunyit dan bubuk kunyit sebagai bahan alami. (Pexels) - Image

Ilustrasi kunyit dan bubuk kunyit sebagai bahan alami. (Pexels)

JawaPos.com - Kunyit sudah lama jadi andalan di dapur dan lemari jamu masyarakat Indonesia.

Rempang berwarna kuning ini dipercaya bisa meredakan berbagai keluhan, dari nyeri sendi hingga gangguan pencernaan.

Seiring populernya gaya hidup sehat, klaim tentang kunyit kian beragam di media sosial dan mesin pencari.

Mulai dari menurunkan peradangan, mengatasi migrain, sampai mencegah kanker dan Alzheimer, semuanya disebut bisa diatasi dengan kunyit.

Pertanyaannya, klaim mana yang benar-benar didukung penelitian, dan mana yang masih sebatas harapan?

Para ahli menilai jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak, terutama bila dibedakan antara kunyit sebagai bumbu dan kurkumin sebagai suplemen.

Melansir dari laman The Ohio State University pada Kamis (08/10), menjelaskan bahwa bukti praklinis pada sel dan hewan menunjukkan kurkumin, senyawa aktif kunyit, bersifat antiinflamasi dan antioksidan.

Studi pada manusia pun semakin banyak, penggunaan kurkumin secara teratur berpotensi memperbaiki kadar gula darah, kolesterol, trigliserida, dan indeks massa tubuh.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore