Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 15.20 WIB

10 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicicipi: Perpaduan Rasa Tradisional dan Kenangan Legendaris

ilustrasi 10 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicicipi: Perpaduan Rasa Tradisional dan Kenangan Legendaris/ freepik - Image

ilustrasi 10 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicicipi: Perpaduan Rasa Tradisional dan Kenangan Legendaris/ freepik

JawaPos.com - Solo bukan hanya dikenal sebagai kota budaya, tetapi juga surga kuliner yang menggoda selera. Setiap sudut kotanya menyimpan kekayaan rasa yang telah diwariskan turun-temurun.

Dilansir dari laman YouTube 10 Best ID, terdapat sepuluh kuliner khas Solo yang telah melegenda dan menjadi favorit banyak orang. Tidak hanya nikmat, hidangan-hidangan ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kekayaan tradisi kuliner Jawa.

Dalam artikel ini, Anda akan diajak menjelajahi sajian-sajian otentik mulai dari nasi liwet hingga pecel ndeso. Bersiaplah menemukan kelezatan yang tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyentuh kenangan masa kecil.

1. Nasi Liwet Solo

Nasi liwet adalah sajian khas Solo yang wajib dicoba oleh siapa pun yang berkunjung. Nasi gurih yang dimasak dengan santan disajikan bersama opor ayam, telur pindang, dan sambal goreng, menciptakan perpaduan rasa yang harmonis.

Warung Nasi Liwet Bu Wongso Lemu yang berdiri sejak tahun 1950-an menjadi tempat legendaris untuk mencicipinya. Selain rasanya yang otentik, suasana warung yang masih mempertahankan nuansa tradisional membuat pengalaman bersantap semakin berkesan.

2. Serabi Notosuman

Serabi Solo adalah camilan tradisional yang terbuat dari tepung beras dan santan, dengan rasa manis dan tekstur unik: lembut di tengah, renyah di pinggir. Tempat paling terkenal untuk menikmatinya adalah Serabi Notosuman yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu.

Selain bisa dibawa sebagai oleh-oleh, Anda juga dapat melihat langsung proses pembuatannya. Aroma wangi santan dan sensasi rasa klasik membuat serabi ini tak pernah kehilangan penggemarnya.

3. Selat Solo

Selat Solo adalah hidangan akulturasi budaya antara masakan Jawa dan Eropa. Terdiri dari daging sapi empuk, kuah semur manis, kentang, wortel, selada, dan telur rebus, sajian ini sangat cocok untuk makan siang.

Restoran Kusumasari menjadi salah satu tempat terbaik untuk mencicipi selat Solo dengan suasana klasik nan nyaman. Rasa manis gurih dan tekstur daging yang lembut menjadikan hidangan ini digemari lintas generasi.

4. Gudeg Ceker

Berbeda dari gudeg Jogja, gudeg khas Solo memiliki cita rasa yang lebih gurih dan tidak terlalu manis. Keistimewaannya terletak pada tambahan ceker ayam yang dimasak hingga empuk dan meresap bumbunya.

Gudeg Ceker Margoyudan adalah tempat paling legendaris untuk menikmati sajian ini, buka dari malam hingga dini hari. Cocok sebagai destinasi wisata kuliner malam hari yang tak terlupakan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore