Hidangan sup matahari khas Solo (Dok. YouTube Devina Hermawan)
JawaPos.com - Jika biasanya sup identik dengan kuah bening berisi sayuran sederhana, Sup Matahari hadir dengan tampilan yang jauh lebih memikat. Hidangan khas Solo ini disebut "matahari" karena bentuknya menyerupai bunga yang sedang mekar ketika kuah panas disiram ke atasnya.
Konon, sup ini mulai populer di kalangan keluarga bangsawan Jawa sebagai sajian pesta karena tampilannya yang cantik dan terkesan mewah. Dari sana, resepnya kemudian menyebar dan menjadi bagian dari kekayaan kuliner Jawa Tengah yang masih bisa kita nikmati hingga sekarang.
Menariknya, meskipun terlihat rumit, sup matahari sebenarnya bisa dibuat di rumah. Dengan bahan-bahan sederhana dan sedikit ketelatenan, sajian yang dulu lekat dengan acara spesial bisa hadir di meja makan sehari-hari. Kini, berkat sentuhan modern dari Chef Devina Hermawan, resep sup matahari bisa lebih praktis tanpa kehilangan cita rasa dan estetika khasnya.
Kulit tipis dari campuran telur dan tepung berfungsi membungkus isian sayur, sosis, serta adonan ayam giling. Saat dikukus lalu dibelah, isiannya akan tersusun cantik menyerupai bunga matahari yang terbuka. Tidak hanya indah dipandang, tetapi juga lezat disantap.
Resep Sup Matahari (untuk 5 porsi)
Bahan Kulit:
Bahan Adonan Ayam:
Bahan kuah:
Pelengkap:
Cara Membuat:
Menyajikan sup matahari di rumah bukan hanya soal menghadirkan makanan lezat, tetapi juga tentang menjaga tradisi kuliner Nusantara tetap hidup di tengah keluarga modern. Dari asal-usulnya di Solo hingga dapur kita hari ini, sup ini membuktikan bahwa makanan bisa menjadi jembatan antara generasi, menghadirkan rasa, cerita, sekaligus kebanggaan pada budaya sendiri.
Dengan tampilan cantik menyerupai bunga yang mekar, setiap mangkuk sup matahari seakan membawa suasana pesta yang penuh kehangatan. Jadi, jangan ragu untuk mencoba resep ala Chef Devina Hermawan ini di dapurmu. Siapa tahu, dari momen kecil menyajikan sup hangat ini, tercipta kenangan baru bersama orang-orang tersayang. Karena pada akhirnya, kelezatan sejati bukan hanya berasal dari rasa, tapi juga dari kebersamaan dan cerita yang tumbuh di sekeliling meja makan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
