
Sehari Penuh Kulineran Di Blok M: Petualangan Kuliner untuk Mengejar Hidangan Legenda, Modern, Dan Nostalgia (YouTube RUMAH CANDA MELKI)
JawaPos.com - Kawasan Blok M di Jakarta Selatan sudah lama dikenal sebagai pusat pergaulan, hiburan, dan kuliner lintas generasi.
Dari anak muda zaman sekarang hingga mereka yang pernah meramaikan kawasan ini sejak dekade 80–90-an, Blok M tetap menjadi ruang hidup yang tidak pernah benar-benar padam.
Dalam episode ke-12 “Bikin Ngiler Jalan-Jalan”, kanal YouTube RUMAH CANDA MELKI menelusuri satu hari penuh berburu makanan di kawasan yang penuh cerita ini—dan seperti judul videonya, satu hari ternyata memang tidak cukup.
Melki memulai perjalanan dengan atmosfer khas Blok M: campuran antara modern dan nostalgia.
Deretan kedai tua yang masih mempertahankan cita rasa lama berpadu dengan spot-spot baru yang menjadi tempat nongkrong anak muda. Dari sarapan hingga makan malam, Blok M menawarkan ragam rasa manis, asin, gurih, pedas, hingga asam yang semuanya merupakan jati diri kuliner Indonesia.
Menurut kanal YouTube RUMAH CANDA MELKI, kulineran di Blok M adalah pengalaman yang bukan hanya soal makanan, tetapi juga perjalanan menyelami sejarah, pergerakan budaya, dan kehidupan warga Jakarta yang tidak pernah berhenti bergerak.
1. Sarapan di Bakmi Jhon Sampit: Dari Gerobak Pinggir Jalan ke Kedai Nyaman
Perjalanan dimulai dari Bakmi Jhon Sampit, yang dulunya berjualan dengan cara ngemper di pinggir jalan dan kini sudah memiliki tempat lebih nyaman, bakmi kuah dan yamin ini ada dalam berbagai ukuran dari yang biasa hingga jumbo, disediakan juga minuman dari jeruk Medan yang menyegarkan.
Melki juga mencoba cincau hijau segar yang berjualan di depan Bakmi Jhon, minuman alami untuk panas dalam, dan jajanan rumahan yang menggugah selera
Setelah itu, ia bersiap menuju kuliner berikutnya yang sudah mengantre menunggunya.
2. Gultik: Legenda Tikungan Blok M yang Tidak Pernah Sepi
Tidak lengkap datang ke Blok M tanpa mencicipi Gultik atau Gulai Tikungan.
Makanan ini sudah menjadi ikon sejak puluhan tahun lalu—termasuk bagi warga Jakarta maupun wisatawan.
Porsinya memang kecil, tetapi isinya melimpah, ada daging sapi, tetelan, jeroan,
dengan kuah gule hangat yang mengingatkan pada kuliner Solo.
Harga satu porsi hanya Rp10.000, meningkat dari harga legendarisnya dulu sebesar Rp3.500.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
