
JawaPos.com - Madiun tidak hanya dikenal sebagai Kota Pendekar, tetapi juga memiliki banyak pilihan oleh-oleh khas yang cocok dibawa pulang.
Mulai dari camilan tradisional, makanan khas, hingga jajanan legendaris, semuanya menawarkan cita rasa unik yang sulit ditemukan di daerah lain.
Tak heran jika oleh-oleh khas Madiun selalu menjadi incaran wisatawan saat berkunjung. Dikutip dari laman Traveloka dan GoTravelly, ini rekomendasi oleh-oleh khas Madiun yang populer dan layak masuk daftar belanja Anda.
1. Sambal Pecel Madiun
Sambal pecel menjadi ikon kuliner yang paling identik dengan Madiun. Bumbu kacang ini memiliki rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dengan aroma daun jeruk yang khas.
Biasanya sambal pecel dijual dalam bentuk kemasan siap bawa sehingga praktis dijadikan buah tangan untuk keluarga di rumah.
2. Wajik Kletik
Wajik kletik merupakan camilan tradisional berbahan beras ketan yang dimasak bersama gula hingga menghasilkan rasa manis legit.
Teksturnya sedikit renyah di bagian luar namun tetap lembut saat dimakan. Jajanan ini cukup populer sebagai oleh-oleh khas dari wilayah Madiun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
